Budaya Menabung Untung


Anda nasabah Bank? Menabung/punya deposito di Bank? Coba diingat2 bagaimana sih Bank mempromosikan produk tabungannya kepada Anda? biasanya ada 3 laba yang ditawarkan bank yaitu:

1. Uang Anda aman
2. Uang Anda bertambah (bunga/bagi hasil)
3. Ada hadiahnya (Mobil, uang, Umroh, dll dll)

Apa yg salah dengan ke-tiga poin di atas? Ada yg aneh? Rasanya sih tidak ada. Tapi, coba perhatikan poin 2 (poin 1 dan 3 tidak aku bahas).

"Uang Anda bertambah", entah itu alasannya yaitu bunga/bagi hasil. Benarkah? Benar. Terus apa yang salah? Nahh,..Pernahkan pihak Bank (CS-nya misalkan) memberitahu Anda menyerupai ini : "Pak/Bu, uang Anda jikalau ditabung di sini akan bertambah alasannya yaitu bunga/bagi hasil, tapi maaf, NILAI UANG-nya sendiri berkurang alasannya yaitu INFLASI".

Pernah kah ilmu ihwal INFLASI diajarkan kepada masyarakat umum/awam yang hendak menabung di Bank? Inflasi merupakan racun turunan dari uang kertas. Tentu saja Bank tidak akan mau memberitahukan informasi tersebut kepada masyarakat. Kalau masyarakat awam tahu, protes lah mereka

Coba kita tengok konsep tabungan bank yang ada di kita kini ini dan kita jawab sendiri pertanyaan pertanyaan ini. Ketika kita menyetor uang di bank…katakanlah 1 juta rupiah untuk kita simpan sebagai dana cadangan selama 5 tahun, kemudian kita tanyakan kepada diri kita sendiri :
- masih utuhkah uang kita yang 1 juta ketika kita mengambilnya 5 tahun lagi ?
- apakah uang yang 1 juta itu bertambah selama 5 tahun?
- apakah nilai uang yang 1 juta itu masih akan sama dengan nilai uang 1 juta ketika ini ?

Jika anda menjawab TIDAK kepada 3 pertanyaan yang anda lemparkan ke diri sendiri..lalu kenapa kita masih MAU menyimpan uang kita di bank yang notabene justru menciptakan uang yang kita simpan semakin tak bernilai alasannya yaitu nilainya terus berkurang alasannya yaitu biaya biaya yang timbul untuk pemeliharaan rekening, potongan, denda dan imbas inflasi yang ada ?

Menabung ternyata buntung?..

Percayakah dengan pernyataan di atas. Hmm niscaya banyak yang percaya dan banyak yang tidak percaya.. Baiklah kita coba jabarkan satu persatu ya.

Sejak kecil kita diajarkan menabung alasannya yaitu uang kita akan berbunga dan mendapat untung, bahkan Presiden Soeharto dulu menggalakkan Tabanas dan Tapelpram bagi pelajar dan pramuka. Tujuannya ya itu tadi, untuk membeli sesuatu di masa yang akan datang. Tapi benarkah menabung sanggup menciptakan si penabung untung dan sanggup membeli barang yang ia idam-idamkan di masa yang akan datang? Jawabannya sama sekali tidak. Malah tabungan kita di Bank sanggup hilang lho. Percaya? percaya saja lah. Saya akan perjelas hal ini satu persatu di bawah.

Uang Bisa Hilang Kalau Ditabung

Menabung dengan cara tradisional, dengan menitipkan sejumlah uang ke bank ternyata terbukti mengandung banyak kerugian. Sistem dan hukum main tabungan bank sanggup menggerogoti nilai dari tabungan kita.

Setelah krisis moneter 1998, bank-bank negeri ini menggeser penghasilan utamanya dari bunga kredit ke fee based income hal ini berarti bank memaksimalkan pendapatannya dari pengelolaan rekening nasabah serta jasa transfer yang sanggup dikutip eksklusif dari nasabah. Pada saldo tertentu, tabungan kita di bank tidak menghasilkan apa-apa. Bagi akibatnya NOL

Saat ini pada banyak bank, jikalau saldo di bawah 1 juta maka bunganya nol. Artinya jikalau kita menyimpan Rp500.000 di bank kemudian kita diamkan, maka 4 tahun ke depan uang kita akan menjadi NOL. Kenapa? Timbul pertanyaan. Karena tiap bulan kita dikenakan biaya manajemen Rp10.000/bulan dan tidak ada bunga. Belum lagi jikalau menghitung inflasi. Misal kita menabung dalam bentuk deposito dengan maks bunga 8% sedangkan inflasi rata-rata tahunan sudah mencapai 10% sanggup dihitung kan untung atau buntung? Makara sudah tidak sempurna lagi kalau dikatakan menabung di bank menguntungkan.

Apa Tujuan Investasi Anda ?

Apakah Anda berinvestasi untuk masa pensiun? Atau hanya ingin membuatkan nilai uang Anda? Sangatlah penting untuk menetapkan tujuan keuangan Anda dan terus memantau perkembangan investasi Anda.
Sebagai teladan tujuan keuangan yakni mendapat pendapatan bulanan di masa depan. Tentunya tidak semudah dengan berkata, “Saya ingin satu juta dolar ketika berumur 40 tahun”.
Dengan mengetahui tujuan keuangan Anda, penting juga untuk memahami sikap Anda terhadap resiko dan jangka waktu investasi, menyerupai berapa tahun yang harus dilalui untuk mencapai tujuan itu.
Sangat penting untuk mencapai keseimbangan antara jangka waktu, resiko yang sanggup anda hadapi, dan tujuan finansial Anda – alasannya yakni itulah sangat penting untuk menetapkan tujuan yang terang sebagai langkah pertama sebelum menyusun rencana investasi yang efektif dan realistis.

INVESTASI

Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berafiliasi dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu keinginan mendapatkan keuntungan pada masa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal.
Beberapa produk investasi dikenal sebagai imbas atau surat berharga. Definisi imbas yakni suatu instrumen bentuk kepemilikan yang sanggup dipindah tangankan dalam bentuk surat berharga, saham/obligasi, bukti hutang (Promissory Notes), bunga atau partisipasi dalam suatu perjanjian kolektif (Reksa dana), Hak untuk membeli suatu saham (Rights), garansi untuk membeli saham pada masa mendatang atau instrumen yang sanggup diperjual belikan.
Ada banyak sekali jenis investasi :
  • 1. Tabungan dan Deposito
  • 2. Obligasi
  • 3. Saham/Stock
  • 4. Membuka perjuangan baru
  • 5. Properti
  • 6. Logam mulia
  • 7. Kolektibel
  • 8. Pasar Berjangka
  • 9. Reksadana

Sumber : Wikipedia

Mlm ( Multi Level Marketing )

dikenal juga sebagai network marketing merupakan salah satu metode pemasaran wirausaha den MLM ( Multi Level Marketing )
MLM ( Multi Level Marketing )

Menurut Royan (2002) MLM atau Multi Level Marketing dikenal juga sebagai network marketing merupakan salah satu metode pemasaran wirausaha dengan memanfaatkan sistem jaringan (network). Yusuf (dalam Rozi, 2003) beropini bahwa, dikatakan network marketing alasannya merupakan sebuah jaringan kerja pemasaran yang di dalamnya terdapat sejumlah orang yang melaksanakan proses pemasaran produk/jasa.


Secara umum berdasarkan Sabiq (2005) MLM yaitu suatu metode bisnis alternatif yang berafiliasi dengan pemasaran dan distribusi yang dilakukan melalui banyak level (tingkatan), yang biasa dikenal dengan istilah Upline (tingkat atas) dan Downline (tingkat bawah), orang akan disebut Upline kalau mempunyai Downline. Dan inti dari bisnis MLM ini yaitu digerakkan dengan jaringan, baik yang sifatnya vertikal atas bawah maupun horizontal kiri-kanan atau pun sanggup juga adonan antara keduanya.

Dengan demikian sanggup disimpulkan bahwa MLM yaitu suatu bisnis atau perjuangan yang mengutamakan jaringan dari sejumlah orang dalam bentuk tingkatan-tingkatan atau level yang bertujuan untuk memasarkan barang/jasa.

Cara Kerja MLM



dikenal juga sebagai network marketing merupakan salah satu metode pemasaran wirausaha den MLM ( Multi Level Marketing )
MLM ( Multi Level Marketing )
Secara umum, cara kerja dalam bisnis MLM yaitu sebagai berikut :

  • Setiap orang akan mendapat laba dari aktifitas jual beli yang dilakukannya. Jika ia ingin mendapat bonus yang lebih besar, maka ia sanggup membangun organisasi yang lebih besar pula.
  • Mereka yang ada di bawah, tetapi sanggup membangun organisasi yang lebih besar daripada yang mengajaknya, maka yang bersangkutan mempunyai peluang untuk mendapat laba yang lebih besar daripada orang yang mengajaknya di atas.
  • Jika pada periode tertentu seorang kawan tidak melaksanakan pembelian produk, maka ia tidak akan mendapat laba walau pun jalur dibawahnya menghasilkan omzet yang tidak terhingga.
  • Setiap orang yang bergabung dengan bisnis MLM dan ingin mendapat bonus yang lebih besar, maka ia harus berperan sebagai seller atau end-user dengan membeli sejumlah produk yang memenuhi syarat untuk mendapat bonus,dan ia juga harus mensponsori orang lain semoga terbentuk organisasi bisnis yang sanggup menghasilkan omzet.
  • Apakah dalam sistem di atas berlaku konsep Piramid yang mempunyai pengertian bahwa yang atas akan selalu lebih untung ketimbang yang di bawah ? Jawabannya yaitu “tidak” alasannya kalau kawan yang ada di bawah sanggup membangun organisasi yang lebih besar, maka ia akan mendapat laba yang lebih besar daripada orang yang mengajaknya yang ada di atas.
  • Dalam bisnis MLM ini seringkali orang mempermasalahkan konsep Piramid, dan melarang adanya praktek Piramid tersebut. Yang menjadi pertanyaan yaitu apakah dalam kehidupan secara keseluruhan tidak berlaku konsep Piramida kehidupan? Silahkan anda pikirkan.


Nilai Lebih Mlm ( Multi Level Marketing )

Banyak sekali yang salah paham dan pribadi berpikiran Negatif begitu mendengar kata tenta Nilai Lebih MLM ( Multi Level Marketing )
Nilai Lebih MLM ( Multi Level Marketing )

Banyak sekali yang salah paham dan pribadi berpikiran Negatif begitu mendengar kata wacana Multi Level Marketing atau wacana Network Marketing.
Sebenarnya kunci Kekayaan Perusahaan terletak pada sistem Jaringan dan sudah terbukti dengan banyaknya Franchise di dunia ini. Dan bahkan Perusahaan Telekomunikasi saja, memakai sistem Jaringan.

Memang tidak gampang untuk memprospek seseorang biar sanggup masuk kedalam Bisnis Multi Level Marketing, diharapkan Kegigihan dan Pengertian terlebih dahulu. Saya akan membagikan Informasi yang dimana mungkin Anda sebagai pelaku Bisnis Multi Level Marketing sanggup menjelaskan kepada Calon Prospek Bisnis Anda dengan baik dan benar, yaitu mengenai “10 Kelebihan Multi Level Marketing atau Network Marketing” adalah:

PERTAMA
MLM menyediakan Penghasilan tanpa batas. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada orang yang mengalami “Kemiskinan Finansial”. Mereka miskin Uang. Bisnis MLM serius dan nrimo mengajak para Distributor mencapai kemerdekaan finansial, karena bisnis ini memperlihatkan penghasilan tidak terbatas. Perusahaan MLM tidak menghendaki biro mengalami kerugian atau menjadi pecundang, alasannya ialah kerugian biro ialah juga kerugian perusahaan.
MLM berbeda dengan bisnis konvensional atau profesi lain. Bekerja di instansi mana pun, honor sudah ditetapkan setiap bulan. Ini pun tidak semua orang mendapat penghasilan lumayan. Begitu pula di bisnis konvensional. Di bisnis ini, para pengecer memamg meraih laba besar. Tetapi kenyataan menunjukkan, pengecer tidak pernah kaya dari keuntungannyanya. Pasalnya, seluruh omzetnya sedikit, karena kapasitas menjual eceran mempunyai keterbatasan tenaga dan waktu. Justru, prinsip MLM ialah memperlihatkan hasil besar kepada siapa saja yang lebih banyak menjual, lebih banyak mengajak, dan membangun organisasi jaringan lebih baik.

KE-DUA
MLM mengatasi Keterbatasan Pendidikan. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada orang yang mengalami “Kemiskinan Pendidikan”. Miskin sekolah. MLM justru memperlihatkan “Kemerdekaan Pendidikan“, karena bisnis ini tidak membatasi tingkat pendidikan dan pengalaman seseorang.
Terjun ke bisnis MLM tidak membutuhkan latar belakang pendidikan dan pengalaman. Apa pun latar belakang seseorang, jikalau hari ini bergabung menjadi distributor, pada hari itu pula ia sanggup memulai usahanya. Tidak ada istilah harus melewati proses percobaan dulu, tetapi pribadi jalan. Karena Bisnis MLM menghargai prestasi, bukan ijasah.

KE-TIGA
MLM menyediakan Jenjang Karir, ialah suatu fakta, di masyarakat ada orang yang mengalami “Kemiskinan Karir”. Miskin profesi. Justru MLM ialah sebuah gelombang masa depan untuk meninggalkan kesuraman di masa lalu. MLM ialah sebuah pilihan atau alternatif yang menyediakan “Kemerdekaan Karir“. Karena di bisnis MLM ada jenjang karir. Setiap orang merdeka menentukan jenjang karir yang diinginkannya.
Banyak unsur sosial dalam bisnis MLM. Bisnis ini tidak mengenal istilah “di sini tidak ada lowongan“. Justru bisnis ini mengundang banyak orang untuk bergabung. Pasalnya, prestasi seseorang tidak ditentukan oleh omzet pribadi yang tinggi, melainkan omzet kelompik yang besar. Bisnis ini menampung banyak orang yang membutuhkan daerah beraktifitas dan berkarier.
Tidak sanggup dipungkiri, bisnis MLM senantiasa membuka pintu selebar-lebarnya terhadap siapa pun yang gagal masuk ke sebuah instansi atau perusahaan konvensional. Terbuka kesempatan bagi mereka yang “kalah” duluan karena tidak mempunyai keahlian atau pendidikan memadai.
Di bisnis MLM, siapa saja mempunyai peluang yang sama mencapai jenjang karir tertentu. Tidak ada alasan bahwa yang mempunyai ijasah sarjana akan menempati jenjang karir lebih tinggi dibanding lulusan SMA, SMP, SD, atau orang yang tidak pernah mengenyam pendidikan formal.
Bisnis MLM tidak butuh banyak teori dan hanya Take Action. Sama menyerupai Anda menceritakan sebuah Film yang anggun kepada sobat Anda dan merekomendasikan kepada sobat Anda untuk menonton Film tersebut. Apakah diharapkan suatu skill tersendiri untuk merekomendasikan sebuah film kepada sobat Anda?.

KE-EMPAT
MLM memperlihatkan Nilai-nilai Spiritual. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada yang mengalami “Kemiskinan Rohani“. Miskin rohani. Padahal, ialah sebuah kenyataan bahwa setiap insan butuh sehat bukan saja isi kantongnya, tetapi yang lebih penting segi rohaninya. Bila bisnis MLM dikerjakan dengan amal ibadah, seseorang akan mengalami kemerdekaan rohani.
Budaya bisnis MLM tidak membelokkan banyak orang dari nilai-nilai pribadinya atau membelokkan aspirasi seeorang untuk mengekspresikan bakatnya. Justru MLM memperkuat nilai-nilai pribadi dan membuatkan aspirasi seseorang mengekspresikan bakatnya. MLM justru mendorong seseorang mengandalkan kekuatan fokus untuk mencapai impiannya.

KE-LIMA
MLM membangun Mentalitas. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada yang mengalami “Kemiskinan Mental“. Miskin kepribadian. Di bisnis MLM selalu ada pendidikan mentalitas. Misalnya bagaimana perilaku mentalitas positif ditanamkan. Bagaimana memperlihatkan motivasi dan presentasi dengan tulus, tidak peduli kata orang, dengan demikian seseorang mempunyai mentalitas yang kokoh dan kuat.
MLM memperlihatkan kesempatan untuk membuatkan kepribadianserta meningkatkan rasa percaya diri. Distributor yang terlatih menghadapi banyak sekali rintangan akan menciptakan dirinya semakin tangguh. Rasa percaya dirinya semakin kuat.

KE-ENAM
MLM memperkokoh tingkat emosional, ialah suatu fakta, di masyarakat ada yang mengalami “Kemiskinan Emosional“. Dari bisnis MLM seseorang bisa mengontrol emosi, karena bisnis ini membutuhkan kesabaran, keuletan, dan ketabahan sehingga emosi terkontrol.
Di MLM, orang sanggup meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Sebab, setiap ketika biro selalu bercerita, menjelaskan, dan memperlihatkan presentasi wacana bisnis yang dijalankan. Seseorang yang tadinya pemalu dan tidak mempunyai kemampuan berbicara di depan umum, akan semakin mahir berbicara. Berbicara ialah pekerjaan sehari-hari distributor.

KE-TUJUH
Kenapa semua Perusahaan yang bergerak dalam bidang MLM selalu menjual Healthty Product (Produk Kesehatan) ?. Karena tujuan MLMmembangun kesehatan. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada yang mengalami “Kemiskinan Kesehatan’. Miskin sehat. MLM mendorong para biro mencapai “Kemerdekaan Kesehatan“, karena bisnis ini mengajak orang hidup sehat.

KE-DELAPAN
MLM sanggup meningkatkan persaudaraan. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada yang mengalami “Kemiskinan Sosial“. Miskin relasi, teman, dan silaturahmi. MLM menjadi jembatan untuk mencapai “Kemerdekaan Sosial“, karena bisnis ini senantiasa menambah persaudaraan dan mempunyai banyak teman.
Melalui bisnis ini MLM, seseorang dijamin tidak mengalami kemiskinan sosial. Bahkan, unsur bahu-membahu sangat kental di bisnis ini. Jangan heran jikalau sponsor dan orang yang disponsori menjadi saudara.

KE-SEMBILAN
MLM sanggup memperlihatkan kebebasan waktu. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada yang mengalami “Kemiskinan Waktu“. Ia terikat atau dibatasi waktu. MLM memperlihatkan “Kemerdekaan Waktu“, karena bisnis ini memperlihatkan kebebasan menggunakam waktu sesuka hati.
Bisnis MLM tidak mempunyai deadline pada pukul berapa seseoranng harus mulai bekerja. Dalam dunia kerja konvensional, sebut saja entah itu pegawai negeri atau swasta, jam weker acap memberi peringatan : pukul sekian Anda harus mulai bekerja. Bisnis MLM berjalan tanpa jam weker!.

KE-SEPULUH
MLM sanggup memperlihatkan kesempatan pensiun. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada yang mengalami “Kemiskinan Masa Depan“. MLM memperlihatkan kesempatan pensiun muda, kaya, dan sehat. Kesempatan pensiun muda dan kaya dimungkinkan melalui marketing plan dan support system. Sehat dimungkinkan melalui produk-produk berkualitas.
MLM sebagai sebuah bisnis masa depan sulit dibantah. Kini banyak perusahaan-perusahaan raksasa yang melirik bahkan menganggap MLM sebagai alternatif yang sangat menguntungkan. Sehingga ketika ini Franchise System mulai menjamur keseluruh dunia.
Bisnis MLM memamg memperlihatkan alternatif bisnis sendiri. Nyatanya, untuk bergabung menjadi biro MLM, penerima cukup mempunyai uang registrasi yang tidak terlalu mahal. Pengeluaran ini sekedar pengganti biaya formulir, pembuatan kartu anggota, serta penggantian ongkos cetak brosur dan leaflet. Sesudah itu, untuk menjalankan bisnisnya, ia membeli produk sebagai sampel berjualan atau dikonsumsi sendiri. Ia tidak perlu mengeluarkan modal sebesar menderikan sebuah perusahaan.
Melalui MLM kita bisa mengatasi “10 Kemiskinan Manusia” yaitu :

01. Kemiskinan Finansial.
02. Kemiskinan Pendidikan.
03. Kemiskinan Karir.
04. Kemiskinan Rohani.
05. Kemiskinan Mental.
06. Kemiskinan Emosional/Perasaan.
07. Kemiskinan Kesehatan.
08. Kemiskinan Sosial.
09. Kemiskinan Waktu.
10. Kemiskinan Masa Depan.

Memilih Mlm ( Multi Level Marketing )

Memilih Mlm ( Multi Level Marketing )

Berikut ini pendapat para andal dunia:

1. Paul Zane Pilzer, penasehat ekonomi II Amerika untuk presiden George W. Bush:
“Salah satu bentuk distribusi gres di masa yang akan tiba yang akan menjadi animo dan meledak di seluruh dunia ialah multi-level marketing.

2. Stephen R. Covey, penulis buku terlaris di dunia “7 Habits of Highly Effective People”

“Multi-level marketing ialah bisnis yang sanggup dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang latar belakang dan menciptakan setiap orang yang mengerjakannya sanggup menjadi berpikir besar menuju impiannya masing-masing secara terarah.”

3. Robert T. Kiyosaki, 
seorang pengusaha yang amit-amit kayanya dan penulis banyak buku terlaris di dunia “Rich Dad Poor Dad”, “The Cashflow Quadrant”, “Guide To Investing”, “Business School”, “Retire Young Retire Rich”, dan lain-lain:
“Jika anda ingin berpindah ke kuadran kanan (kebebasan finansial), maka daerah yang sempurna untuk memasukinya ialah multi-level marketing.”

4. Majalah Warta Bisnis menuliskan:“Urutan 1-7 pemasar terkaya di Indonesia ialah orang-orang multi-level marketing.”“Profesi termahal tahun 2010 keatas ialah para pelaku distributor MLM dengan rata-rata penghasilan 100-200 juta per bulan.”

5. Forbes.com:“Kurang lebih 20% orang kaya gres muncul dari dunia multi-level marketing.”

6. Bahkan Donald J. Trump, raja properti dunia merekomendasikan multi level marketing

MenurutKonsultan Waralaba yang juga pendiri Sarosa
, Pietra Sarosa, ada beberapa halyang perlu diperhatikan dalam menentukan MLM.

1. Barang yang ditawarkan memang kebutuhan sehari-hari dan memungkinkan pembelian berulang (repeat order) dalam waktu dekat. Misalkan saja barang kebutuhan sehari-hari atau embel-embel kesehatan. Hal ini penting untuk memastikan volume pasar produk Anda cukup besar dilihat dari jumlah orang yang membutuhkan produk dan seberapa sering mereka melaksanakan pembelian ulang.

2. Pastikan barang yang Anda jual sudah mempunyai izin-izin yang diperlukan, tampaknya contohnya masakan dan obat-obatan harus mendapat izin edar dari BP-POM. Anda harus waspada jikalau produk yang Anda jual belum mempunyai perizinan lengkap, jikalau hingga jatuh korban jawaban mengkonsumsi produk Anda, salah-salah Anda malah sanggup dilaporkan ke yang berwajib.

3. Pilihlah MLM yang memperlihatkan produk dengan harga yang wajar. Memang umumnya MLM memang menjual produk dengan harga tinggi/premium sebab harus membayar komisi yang besar bagi para agennya. Namun jikalau hingga harga yang dipatok sudah keterlaluan tingginya -apalagi produk yang ditawarkan biasa-biasa saja, pelanggan justru malah kapok membeli dan reputasi produk Anda malah jatuh.

4. Pilih MLM yang sudah terdaftar di Asosiasi Penjual Langsung Indonesia (APLI) sehingga jikalau terjadi masalah, asosiasi sanggup membantu Anda dalam melaksanakan penyelesaian.
Jika Anda bertanya mengenai relasi MLM dan Franchise/Waralaba, maka keduanya ialah sama-sama denah distribusi barang dengan memanfaatkan hak atas karya intelektual berupa hak merek milik prinsipal. Selain daripada itu, konsep keduanya sangatlah berbeda. Dalam ilmu franchising sendiri tidak dikenal istilah personal franchise sehingga jikalau ada yang mengistilahkan MLM sebagai personal franchise, sanggup jadi MLM yang bersangkutan sekedar ‘meminjam’ istilah Franchise/waralaba yang memang sedang booming di masyarakat.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Presentasi

Hal yang perlu diperhatikan dalam presentasi Hal yang perlu diperhatikan dalam presentasi

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam presentasi adalah

1. Kemampuan berbicara dan bahasa tubuh
Beberapa pembicara-pembicara andal menawarkan kunci dan trik-trik menyajikan presentasi melalui skill kemampuan berbicara yang memikat dan menu bahasa badan yang menarik perhatian. Cara berbicara merupakan hal yang akan pertama menjadi sorotan audiens ketika memperhatikan Anda melaksanakan sebuah presentasi, kemudian dilanjutkan bagaimana gaya bahasa badan Anda yang menyesuaikan dengan bahasa lisan.

Sebagai rujukan perhatikan lah gaya bicara dan bahasa badan yang ditampilkan oleh sosok Mario Teguh, sebuah gaya khas yang cukup memikat perhatian audiens. Anda pun perlu membentuk huruf khas menarik dalam diri Anda ketika menyajikan sebuah presentasi khususnya dalam bahasa verbal dan bahasa tubuh.

2. Kecakapan menguasai audiens
Inilah pekerjaan utama seorang pembicara yang sering mengalami kegagalan dalam prakteknya.

Tak cukup hanya dengan kemampuan berbicara dan gaya bahasa badan yang menarik untuk sanggup menguasai audiens, namun juga perlu dilakukan upaya pengontrolan apakah audiens masih bersama kita atau sudah larut dengan urusan masing-masing.

Banyak hal-hal menarik yang bisa Anda lakukan untuk menguasai audiens, diantaranya ialah melaksanakan simulasi, menawarkan pertanyaan diskusi, menyentuh emosi melalui alunan musik atau tayangan video dan sebagainya. Hal-hal yang menarik sangat diperlukan semoga audiens tidak merasa bosan ketika menyaksikan Anda melaksanakan presentasi di hadapan mereka.

3. Alat peraga teknis yang menarik
Sebuah slide presentasi yang unik dan gres akan menciptakan orang-orang terfokus menyaksikan tampilan bahan Anda, meskipun untuk beberapa aktivitas presentasi formal hal ini tidak dibenarkan. Namun dalam aktivitas seminar, talkshow dan sebagainya upaya kreatifitas semacam ini perlu Anda lakukan untuk menarik minat audiens.

Demikian juga dengan video, musik dan sebagainya. Atraksi pribadi dari pembicara juga hal langka yang bisa ditampilkan oleh seseorang, namun hal ini bahwasanya menjadi sebuah kunci keberhasilan seorang pembicara, apabila ia bisa melakukannya dengan baik.

Langkah Sukses

Untuk membangun jaringan yang besar dan berpengaruh  Langkah Sukses
Langkah Sukses

Untuk membangun jaringan yang besar dan berpengaruh , seorang biro MLM perlu kerja keras, semangat , kesabaran dan ketekunan. Selain kerja keras , anda juga perlu melaksanakan kerja cerdas. Berikut taktik yang bisa anda lakukan untuk membangun secara cerdas jaringan bisnis MLM anda.

1. Membangun Impian Bersama
Membangun keinginan yakni pertama yang selalu dianjurkan ketika mulai menjalankan bisnis MLM , tetapi hal yang tidak kalah pentingnya yakni membangun keinginan bersama. Pertemukan bersama keinginan anggota jaringan anda. Satukan langkah dan coba semakan visi dan presepsi dulu , gres kemudian bangkit jaringan bisnis MLM anda.

2. Lakukan Duplikasi
Ingin jaringan bisnis anda berkembang baik ? Lakukan duplikasi dengan benar dan bertahap. Di network marketing , tanpa ada duplikasi , bisnis MLM anda akan berjalan lambat dan kurang gairah. Anda harus memalsukan langkah orang yang sudah sukses di bisnis MLM anda , dan kembangkan keahlian itu dalam diri anda. Sesudah menguasai hal itu ajarkan kepada downline anda dengan sabar dan tekun tahap demi tahap sesuai dengan kemampuan dari downline anda. Anda harus siap membayar harganya kalau ingin mencapai sukses , dengan bekerja keras dan menyediakan waktu untuk bisa membentuk jaringan yang besar.

3. Terus Belajar dan Inovatif
Banyak leader – leader MLM yang sukses dan cepat meraih keberhasilan lantaran banyak belajar. Tentunya anda harus mencar ilmu dari upline atau leader anda , lakukan sharing , Tanya jawab dan solusi pemecahan masalah. Belajar juga bisa dilakukan dengan menghadiri program presentasi bisnis. Dengarkan dan catat semua tips dan kiat – kiat sukses dari para leader untuk membangun semangat anda. Yang juga penting yakni membaca buku , mendengarkan kaset dan vcd yang bermanfaat buat pengembangan diri dan pengembangan bisnis MLM anda. Jika anda punya susukan internet , anda juga bisa mencar ilmu website motivasi dan website mencar ilmu online.

4. Jadilah Pelaku Sekaligus User
Sebagai biro MLM tidak hanya bisa menjual , tetapi wajib memakai produk dari MLM yang anda jalani, sehingga manfaat dan kegunaan dari produk tersebut benar – benar anda rasakan sendiri. Pada dikala mengatakan kepada calon pembeli atau member gres , anda dengan gampang dan percaya diri bisa mempresentasikannya. Makara , pergunakan produk MLM anda untuk diri anda sendiri , gres kemudian ditawarkan kepada orang lain.

5. Pergunakan Tehnik Edifikasi
Jika anda gres memulai , anda mungkin belum mahir untuk melaksanakan presentasi. Lagipula kebanyakan orang yang dipresentasi selalu bertanya apa yang sudah anda capai, sementara anda belum mencapai sukses. Gunakan edifikasi , suatu langkah mengatakan sebuah bisnis MLM anda dengan memberitahukan leader yang sudah sukses di bisnis MLM tersebut. Tujuannya memotivasi calon downline. Mintalah upline leader anda yang sudah sukses untuk membantu anda melaksanakan presentasi.

6. Lakukan Team Work
Bisnis Network Marketing yakni bisnis kepercayaan, dekat sekali kaitannya berbisnis secara gotong royong. Usahakan membentuk Teamwork yang solid. Jalin komunikasi yang baik dengan Leader , upline dan downline anda secara terus menerus, ini penting alasannya yakni tanpa berkomunikasi , anda akan terlambat memonitor informasi terbaru, terlambat bergerak dan terlambat untuk melaksanakan percepatan bisnis.

Di periode internet , buatlah blog atau website bisnis sendiri , kemudian promosikan blog / web anda di media website yang khusus mengulas ihwal bisnis MLM. Dengan begitu peluang mendapat downline / prospek melalui internet sangat besar.

Motivasi

adalah proses yang menjelaskan intensitas Motivasi
Motivasi

Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, danketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini diantaranya yaitu intensitas, arah, dan ketekunan.

Berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abrahamp Maslow, teori X dan teori YDouglas McGregor maupun teori motivasi kontemporer, arti motivasi yaitu 'alasan' yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. Seseorang dikatakan mempunyai motivasi tinggi sanggup diartikan orang tersebut mempunyai alasan yang sangat berpengaruh untuk mencapai apa yang diinginkannya dengan mengerjakan pekerjaannya yang sekarang.

Berbeda dengan motivasi dalam pengertian yang berkembang di masyarakat yang seringkali disamakan dengan 'semangat', menyerupai pola dalam percakapan "saya ingin anak saya mempunyai motivasi yang tinggi". Statemen ini sanggup diartikan orang bau tanah tersebut menginginkan anaknya mempunyai semangat berguru yang tinggi. Maka, perlu dipahami bahwa ada perbedaan penggunaan istilah motivasi di masyarakat. Ada yang mengartikan motivasi sebagai sebuah alasan, dan ada juga yang mengartikan motivasi sama dengan semangat.

Dalam kekerabatan antara motivasi dan intensitas, intensitas terkait dengan seberapa ulet seseorang berusaha, tetapi intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan organisasi.
Sebaliknya elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa usang seseorang sanggup mempertahankan usahanya.

Merry Riana


Melihat segala pencapaian Merry Riana, tidak mengherankan bahwa banyak orang yang menganggapnya sebagai seorang super-woman. Dengan kombinasi kecantikan dan kecerdasan, Merry telah berhasil meraih banyak pencapaian bahkan sebelum beliau berumur 30 tahun. Seseorang yang sangat dihormati dan dikagumi di industri keuangan, Merry mencapai penghasilan satu juta dolar di usia 26 tahun, dan diliput oleh banyak sekali media massa, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di Singapura, Malaysia, dan Vietnam.

Tetapi, sukses tidak tiba dengan gampang untuk Merry. Lahir di Jakarta, beliau terpaksa merantau ke Singapura tahun 1998, untuk melanjutkan pendidikannya di Nanyang Technological University (NTU), dan untuk mengungsi dari Indonesia yang sedang dilanda krisis moneter dan kerusuhan pada dikala itu.

Merry hanya berbekal seadanya, dengan sejumlah uang yang sangat terbatas, pada dikala beliau pertama kalinya hingga di Singapura. Untuk memenuhi biaya hidup dan kuliahnya, Merry terpaksa harus berutang pada pemerintah Singapura. Tetapi, ternyata itu pun tidak cukup, dan Merry harus berjuang melalui masa-masa kuliahnya dengan keadaan ekonomi yang sangat memprihatinkan.

Untuk menghemat, Merry menjalani hari-harinya dengan standard kehidupan yang sangat sederhana. Merry harus membiasakan dirinya untuk makan hanya roti tawar, mi instan, dan terkadang bahkan terpaksa untuk tidak makan, alasannya keadaan keuangan yang tidak mendukung.

Di tengah-tengah perjuangannya untuk kuliah di NTU, yang populer dengan standard pendidikan dan disiplinnya yang sangat tinggi, Merry masih harus bekerja part-time sebagai seorang pembagi brosur di jalan, staf di toko bunga, dan pelayan restoran di hotel.

Ketika lulus, Merry sadar bahwa utangnya pada pemerintah Singapura sudah mencapai 40 ribu dolar, atau sekitar 300 juta rupiah. Bertujuan membayar utang-utangnya dan mencapai mimpinya untuk meraih kebebasan finansial, Merry mengambil sebuah keputusan ekstrem untuk menjadi seorang entrepreneur.

Merry tidak mempunyai modal, koneksi, dan keahlian apapun. Namun dengan attitude yang positif, ketekunan, dan kerja keras yang luar biasa, Merry akibatnya berhasil membayar lunas semua utangnya dalam waktu 6 bulan dan mencapai kebebasan finansial 4 tahun sehabis kelulusannya.

Saat ini, Merry dikenal sebagai seorang pengusaha miliarder, penulis buku terlaris, dan motivator perempuan no.1 di Indonesia dan Asia.

Alasan utama Merry memutuskan untuk fokus ke dunia wangsit dan motivasi ini yakni alasannya hasratnya membantu orang lain dalam mencapai keberhasilan mereka. Tujuan Merry yakni membangkitkan generasi gres yang sukses, yang bertanggung jawab atas kehidupan mereka, hidup sesuai dengan cita-cita mereka, dan pada akhirnya, memperlihatkan donasi kembali ke masyarakat. Merry percaya bahwa pengaruh eksponensial dengan adanya orang-orang sukses yang menyebarkan pengetahuan dan kekayaan akan sanggup mengubah secara positif masa depan negara kita tercinta, Indonesia.

Bob Sadino


Terlahir di Lampung, 9 Maret 1939, mendiang pengusaha dengan nama lengkap Bambang Mustari Sadino ini termasuk salah satu pengusaha sukses yang sempat mengalami jatuh-bangun sebelum alhasil menorehkan kesuksesan besar. 
Setelah sekitar sembilan tahun menjadi pegawai, Bob memutuskan untuk berhenti dan banting setir menjadi pengusaha. Usaha pertama yang dirintisnya ialah bisnis penyewaan mobil, dengan hanya bermodalkan satu kendaraan beroda empat Mercedes dan ia supiri sendiri.
Namun alasannya petaka kecelakaan yang menimpanya ketika mengemudikan kendaraan beroda empat yang disewakannya itu, bisnis itupun berhenti di tengah jalan. Tidak putus semangat, ia lalu beralih profesi sebagai buruh bangunan yang dibayar dengan upah harian. 
Saat menjadi kuli tersebut, ia melihat adanya peluang bisnis yang lain, bisnis ternak ayam dan telur ayam negeri. Dengan modal sumbangan tetangganya, alhasil Bob mulai menjalankan bisnis tersebut. Awalnya, Bob mengatakan sendiri dagangannya dari rumah ke rumah di wilayah sekitar kawasan tinggalnya, terutama kepada para ekspatriat, di bilangan Kemang, Jakarta Selatan.  
Bisnis telurnya tersebut alhasil berbuah elok dan ia berbagi sayap dengan menjual daging dan sayuran hidroponik. 
Berkat keuletannya, bisnis tersebut sukses dan ia pun mendirikan Kem-Chicks, supermarket ternama yang menjual aneka macam macam produk peternakan dan pertanian. 
Meski sudah sukses, ia tetap tampil sederhana dan kerap kali melayani sendiri para pelanggannya menyerupai keluarganya sendiri.

Bill Gates


Jika mendengar nama ini, orang akan pribadi ingat dua hal, yakni Microsoft dan kekayaan. Yah, memang tak bisa dimungkiri, orang mengenal Bill Gates sebagai pendiri perusahaan piranti lunak terbesar di dunia. Selain itu, kekayaan yang diperolehnya dari perusahaan itu telah membuatnya jadi orang terkaya di dunia beberapa tahun berturut-turut, tanpa pernah tergeser ke posisi kedua sekalipun. Konon, kekayaannya mencapai 71% nilai anggaran belanja negara kita, yakni lebih dari Rp500 triliun. Sungguh fantastis!
Tapi, semua itu tentu melalui proses panjang. Semua berawal dari harapan Bill Gates ketika masih muda. Ketika itu, sekitar tahun 70-an, ia yang hobi mengutak-atik jadwal komputer memimpikan bisa menghadirkan komputer ke rumah-rumah. Sesuatu yang dianggap sulit diwujudkan pada masa itu. Sebab, pada tahun itu komputer masih berukuran sangat besar dan hanya dimanfaatkan untuk hal-hal tertentu saja.
Kelahiran Seattle dari pasangan seorang pengacara dan pegawai bank ini memang populer cukup ambisius. Pada ketika masih sekolah dasar, semangatnya yang cenderung menyulitkannya dalam pergaulan menciptakan orang tuanya memindahkan sekolahnya ke sekolah unggulan khusus pria di Lakeside School. Di sekolah itulah ia pertama kali berkenalan dengan dunia yang mengantarkan pada bakatnya di bidang pemrograman. Saat itu ia mengenal mesin teletype, semacam mesin ketik yang bisa diberi jadwal sederhana. Dari mesin itu, kemudian beliau mulai menguasai dengan baik bahasa pemrograman BASIC. Ia pun lantas bertemu dengan komunitas penggemar jadwal dan sering menghabiskan waktunya berjam-jam untuk menekuni hobi tersebut.
Ayah tiga anak ini kemudian mengembangkan bakatnya ketika kuliah di Universitas Harvard. Namun, ketika kuliah di universitas elit di Amerika itu, lagi-lagi ambisi Bill Gates membuatnya lebih menentukan untuk mewujudkan impiannya, dibandingkan harus menuntaskan studi. Ia menentukan drop out dan berkomitmen berpengaruh untuk mewujudkan ambisinya.
Komitmen itu diwujudkan dengan ketekunan, ketelatenan, dan keuletan, sehingga pelan tapi niscaya hobinya menciptakan jadwal telah menjadi bisnis yang kian menguntungkan. Ia kemudian juga bertemu dengan Paul Allen, rekan yang kemudian turut membantunya mewujudkan harapan menghadirkan komputer ke rumah-rumah. Duet mereka banyak menghasilnya program-program unggulan, salah satunya MS-DOS yang kemudian banyak digunakan sebagai software di aneka macam komputer.
Berbagai penemuan tak henti dilakukannya. Hasilnya? Seperti yang dilihat banyak orang ketika ini. Impian Bill Gates telah menjadi nyata. Hampir setiap rumah, sekarang memiliki komputer. Dan, hebatnya, sistem operasinya kebanyakan memakai produk Microsoft. Inilah yang menciptakan pundi-pundinya terus mengembang.
Kini, dengan kekayaannya tersebut, Bill Gates dan istrinya, Melinda, kemudian mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation. Yayasan bentukan Gates ini digunakan untuk aneka macam kegiatan sosial. Mulai dari menyalurkan beasiswa kepada kaum minoritas, berperang melawan penyakit ibarat AIDS dan aneka macam penyakit lainnya, sampai memerangi kelaparan dan kemiskinan. Tak tanggung-tanggung, pasangan suami istri ini menyumbangkan lebih dari US$ 5 miliar untuk kepentingan yayasan ini. Sebuah dukungan terbesar di dunia yang pernah diberikan pada sebuah yayasan sosial.
Sebuah impian, bila disertai dengan keyakinan berpengaruh dan kerja keras, serta dilandasi kesepakatan usaha tanpa henti, akan memberi hasil yang gemilang. Bill Gates yakni bukti konkret bahwa impiannya yang pernah dianggap mustahil, sekarang bisa diwujudkannya. Nilai keyakinan dan usaha inilah yang bisa kita pola dalam kehidupan kita. Selain itu, kepedulian Bill Gates untuk menyebarkan juga bisa dijadikan teladan bahwa sukses akan lebih berarti bila kita bisa saling berbagi.

Leadership

Pengertian Leadership atau kepemimpinan berdasarkan para hebat yaitu kemampuan dalam mengatur  Leadership
Leadership
Pengertian Leadership atau kepemimpinan berdasarkan para hebat yaitu kemampuan dalam mengatur dan mengelola sebuah organisasi yang meliputi kepentingan organisasi tersebut.

Dalam kepemimpinan tentu ada seorang pemimpin yang bertugas untuk menjalankan semua kegiatan dalam pengaturan sebuah organisasi atau perusahaan. Istilah Leadership berkaitan dengan kecakapan, sikap, keterampilan dan efek seseorang terhadap apa yang beliau pimpin. Sebenarnya, setiap orang sendiri mempunyai jiwa kepemimpinan, namun seberapa besar pengaruhnya bisa menjadikannya sebagai seorang pemimpin.

Dalam kata Leadership terdapat kata leader yang berarti pemimpin. Leadership meliputi kemampuan seseorang yang mempunyai jiwa untuk memimpin sebuah organisasi tertentu. Seperti kita ketahui, dalam sebuah organisasi tentu membutuhkan kiprah seorang pemimpin. Nah, disinilah kiprah Leadership atau kepemimpinan yang harus dimiliki oleh pemimpin tersebut. Dimana, pemimpin harus mempunyai kualifikasi jiwa kepemimpinan yang bisa mensugesti orang lain dalam melaksanakan acara atau kegiatan yang berkaitan dengan tujuan terbentuknya sebuah organisasi tertentu.

Kepemimpinan juga berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk mengatur sebuah organisasi demi mencapai tujuan bersama. Di sini kiprah pemimpin sangat dibutuhkan untuk mengajak orang untuk bahu-membahu mencapai tujuan tersebut. Seorang pemimpin haruslah bersikap tegas, dan juga bisa membawa dan mensugesti orang lain sehingga tercapailah tujuan yang diharapkan. Dimana tujuan ini ditujukan untuk kepentingan bersama. Leadership atau kepemimpinan tidak terlepas dari tanggung jawab seorang pemimpin dikala memimpin sebuah organisasi. Seorang pemimpin tentu harus memenuhi segala macam kualifikasi yang dibutuhkan, termasuk dalam menunjukkan pola yang baik kepada tim atau bawahannya, sehingga beliau layak disebut sebagai seorang pemimpin.

Adapun makna dari Leadership sendiri harus meliputi beberapa komponen, menyerupai loyalitas, disiplin, maupun edukasi. Untuk loyalitas sendiri, seorang pemimpin tentunya harus mempunyai kemampuan untuk membangun loyalitas terhadap organisasi kepada semua rekan kerjanya. Seorang pemimpin juga tentunya bisa menunjukkan loyalitas melalui kebaikan. Tak hanya itu saja, dalam hal edukasi sendiri seorang pemimpin tentu harus bisa menunjukkan edukasi pada rekan atau bawahannya. Selain itu, pemimpinlah yang harus melaksanakan transfer knowledge kepada yang dipimpinnya. Pemimpin tentunya harus mempunyai teladan dan juga harus bisa memberi pola dalam gal berdisiplin sehingga bisa menegakkan kedisiplinan terhadap kegiatan yang dilakukan dalam organisasi tersebut.

Membangun Team Work

Kenapa teamwork sangat diperlukan di lingkungan kerja Membangun Team Work
Membangun Team Work


Kenapa teamwork sangat diperlukan di lingkungan kerja? Karena meski Anda mempunyai tanggung jawab sendiri, Anda merupakan cuilan dari organisasi. Perusahaan hanya bisa berkembang jikalau orang-orang di dalamnya mempunyai keinginan untuk membesarkan perusahaan dan menyisihkan kepentingan pribadi.


Berikut ini yaitu beberapa tips mengenai cara membangun team work


1. Tujuan yang jelas

Pertama yang harus dilakukan yaitu membuat tujuan tim yang jelas. Tentukan tujuan dan impian dalam tim secara spesifik. Untuk itu Anda harus melaksanakan rapat rutin dan mengatur pola komunikasi yang terbuka.

2. Bangun kepercayaan
Cara membangun kepercayaan dalam tim yaitu dengan membuat mereka berani bicara untuk mengutarakan opini. Jangan eksklusif mematahkan pendapat seseorang, sebab itu akan membuat mereka menahan diri untuk bicara. Ciptakan juga komunikasi timbal balik, sehingga anggota tim bisa saling memberi kritik tanpa terkesan menjatuhkan.

3. Buat aktivitas untuk mendekatkan anggota tim

Tak ada salahnya sesekali melaksanakan aktivitas yang bisa mendekatkan anggota tim. Melakukan makan siang atau makan malam gotong royong tim secara rutin, merupakan teladan sederhana sebuah aktivitas yang bisa mendekatkan tim. Dengan bertemu di luar lingkungan kerja, sesama anggota tim bisa saling mengenal secara personal.

4. Ciptakan sistem penghargaan
Agar anggota tim merasa hasil kerja mereka dihargai yaitu dengan membuat sistem reward (penghargaan). Siapa saja anggota tim yang berhasil menonjol, maka berilah penghargaan, bisa berupa insentif atau lainnya. Ciptakan kompetisi yang sehat di dalam tim, namun tetap fokus pada tujuan bersama.

5. Kompetensi dalam anggota tim

Teamwork bisa berhasil jikalau masing-masing anggota melaksanakan pekerjaan yang sesuai kompetensi mereka. Selalu komunikasikan mengenai tugas, hambatan ketika mengerjakan tugas, dan apakah mereka bisa mengerjakan. Jika ada anggota tim yang belum mempunyai keahlian tertentu, apakah mungkin mendapatkannya melalui training atau pelatihan.

6. Lakukan investigasi secara rutin

Secara rutin, lakukan pengukuran dan investigasi hasil kerja setiap anggota tim. Pemeriksaan rutin ini untuk bisa mengetahui perkembangan pekerjaan, kesulitan yang dialami, atau bisa saja ada perubahan yang perlu dilakukan di tengah jalan untuk bisa mencapai tujuan.

Sales Magic

yang dikenalkan oleh Pak Tung Desem Waringin membahas Teknik  Sales Magic
Sales Magic


SALES MAGIC yang dikenalkan oleh Pak Tung Desem Waringin membahas Teknik & Keterampilan yang sangat ampuh dalam menjual apapun kepada siapapun dimanapun dan kapanpun. Bagaimana menjual sepotong roti tawar dengan harga Rp 300 juta dan yang beli masih berebut. Sebuah ilmu yang disaripatikan dari Anthony Robbins (World’s No.1 Success Coach), Joe Girard (Pemegang rekor dunia penjualan perorangan/ Guinness Book of Record), dan pengalaman Tung Desem Waringin dalam membawa BCA di Malang dari peringkat 7 pertumbuhan pemegang kartu ATM menjadi peringkat 1 di Indonesia (untuk kategori di luar Jakarta). Pertumbuhan pemegang kartu kredit BCA No.1 di Indonesia (Bulan April – Mei 2000). Pulih pertama ketika BCA rush.

Dalam menjual produk kepada calon pelanggan intinya hanya memerlukan 4 hal ini, yang dikenalkan dengan nama SALES MAGIC. Apa saja 4 hal tersebut?

1. BUILDING TRUST (membangun kepercayaan)

Percaya timbul sebab reputasi dan referensi, sebab adanya keakraban atau kemiripan, sebab ada konkruen. Calon pembeli percaya pada 3 elemen, percaya pada perusahaan, percaya pada produk, dan percaya pada Penjual. Ketiganya elemen tersebut harus meyakinkan dan mempunyai reputasi baik sehingga kredibilitas oleh calon pembeli. Dengan adanya kepercayaan dari calon pelanggan ini akan lebih praktis menjual produk.

Bayangkan jikalau reputasi tidak ada, juga tidak ada yang mereferensikan, lalu customer tidak kenal kita, tidak akrab, dan menjelaskannya sambil berkata, 'Saya tidak tahu apakah produknya baik atau tidak. Coba saja!' Kira-kira mungkin gak terjadi penjualan?

Perusahaan yang mempunyai reputasi yang baik, produk terbukti berkualitas dan sudah banyak sekali dipakai oleh masyarakat dan dikenalkan oleh SDM yang terlatih, terampil dan ramah akan memudahkan proses penjualan selanjutnya

2. CREATING NEEDS (Menciptakan rasa Butuh)
Pada dasarnya insan mempunyai kebutuhan akan suatu barang atau layanan, hanya saja mereka kadang belum menyadarinya. Itulah kiprah pemasar untuk membangun cita-cita dari calon pembeli akan produk yang dijualnya.

Contoh, apakah ketika ini sebagian besar orang cukup umur membutuhkan produk untuk memperbaikan kualitas darah, atau produk pengencer darah. Bisa jadi jawabannya “iya”. Tapi apakah ketika ini semua orang cukup umur tahu dan alhasil memakai produk pengencer darah? Jawabanya “sebagian besar tidak tahu dan tidak memakai produk pengencer darah”. Kalau begitu, inilah kiprah dari penjual untuk membuat kebutuhan calon pembeli, bahwa mereka bergotong-royong membutuhkan produk pengencer darah.

Tanyakan apakah pelanggan sering merasa capai, tubuh pegal pegal, susah tidur, kapan terakhir cek darah? Saat pelanggan menjawab “ya”, besar kemungkinan beliau mengalami gangguan darah lengket à membutuhkan produk pengencer darah

3. GIVING SOLUTION / OFFERING (Solusi / penawaran)
Seorang penjual hanya sekedar menjual, salesman tanpa beliau menguasi produk dan orang akan sulit terjadi penjualan, tetapi jikalau beliau menjadi seorang konsultan yang mengerti wacana orang dan produk atau jasanya akan cenderung lebih praktis menjual. Apalagi jikalau positioning diri ini sebagai master,, yang memang satu-satunya yang menguasai semuanya, benar-benar paham abjad orang dan produk atau jasa yang kita jual.

Datanglah kepada calon pembeli sebagai PEMBAWA SOLUSI. Dalam masalah customer mempunyai duduk kasus dengan praktis capai, pegal-pegal, kesemutan, susah tidur, dll, maka kita dapat tiba dengan banyak sekali gosip yang bekerjasama dengan keluhan tersebut sebagai solusi dan sekaligus mengenalkan produk sebagai SOLUSI untuk mengatasi keluhan tersebut.

4. HANDLING OBJECTION (Mengatasi keberatan)
Setelah calon pembeli percaya, lalu mereka menyadari bahwa mereka memerlukan produk, dan produk ialah sebagai solusi dari permasalahan yang beliau alami, tidak serta merta merta mereka akan eksklusif membeli. Mereka akan mengajukan banyak sekali macam keberatan, mulai dari ragu-ragu akan produk (baru), ingin tanya ke dokter terlebih dahulu, harganya mahal, tidak punya uang, dan alasan lainnnya.

Di sinilah kiprah dari pemasar untuk MENGATASI KEBERATAN TERSEBUT. Keberata soal kualitas produk dapat dijelaskan dengan banyak sekali hasil penelitian dan banyaknya orang yang sudah menggunakan. Keberatan wacana harga, pelanggan dapat diajak berhitung, bahwa kalau dihitung konsumsi harian ternyata biayanya jauh lebih murah dibandingkan dengan uang parkir sehari-hari. Keberatan wacana manfaat produk, dapat dijelaskan dengan resiko yang dapat terjadi bila tidak melaksanakan upaya pencegahan, dsan secara biaya niscaya jauh lebih mahal.

Cara Prospek Calon Nasabah 3I-Netwotks

Ada beberapa kategori yang perlu diketahui dalam mengadakan pendekatan dengan calon nasaba Cara Prospek Calon Nasabah 3i-netwotks
Cara Prospek Calon Nasabah 3i-netwotks


Ada beberapa kategori yang perlu diketahui dalam mengadakan pendekatan dengan calon nasabah ibarat berikut ini :
  • Kategori keluarga. Anggota keluarga merupakan kelompok pertama yang harus didekati, ini yaitu orang – orang terdekat dengan kita sehingga untuk mendapat kepercayaan dari mereka tentu akan lebih mudah. Paling tidak, sebagai sesama anggota keluarga mereka akan percaya, anda sebagai biro asuransi tidak akan menipu mereka.
  • Kategori kelompok minat tertentu. Ini yaitu kelompok orang – orang yang mempunyai minat atau hobi yang sama dengan agen. Mengadakan korelasi dengan orang – orang yang mempunyai minat yang sama akan lebih mudah, alasannya yaitu apa yang dibicarakan akan selalu nyambung satu sama lain.
  • Kategori profesi tertentu. Agen mengadakan pendekatan dengan orang – orang yang seprofesi ( di luar profesi biro ), atau di lingkungan yang masih berhubungan. Orang – orang yang seprofesi dengan biro atau bahkan lingkungan dalam satu pekerjaan yaitu orang – orang yang gampang didekati alasannya yaitu sudah saling kenal. Paling tidak, mempunyai latar belakang dan kebutuhan yang sama.

Dengan mengadakan pendekatan dengan prospek dari semua kategori di atas, akan sanggup tersaring dengan sendirinya mana prospek yang potensial akan menjadi nasabah dan mana yang tidak. Berikut ini yaitu ciri – ciri prospek yang potensial akan menjadi nasabah :
  1. Mampu membayar. Daya beli calon nasabah merupakan faktor penting yang akan kuat pada penjualan dan prestasi anda. Seorang prospek yang tidak mempunyai daya beli tidak layak ditawari asuransi.
  2. Membutuhkan perlindungan asuransi. Pada hakikatnya, setiap orang membutuhkan asuransi, sehingga setiap orang intinya sanggup menjadi sasaran pasar asuransi, alasannya yaitu mereka membutuhkan proteksi.
  3. Memiliki kemauan membeli. Ini berafiliasi dengan ketrampilan biro dalam menawarkan klarifikasi kepada prospek. Setiap orang mempunyai kebutuhan akan asuransi, namun tidak semua orang menyadari bahwa mereka membutuhkan asuransi. Dengan menjelaskan bagaimana setiap insan membutuhkan jaminan keuangan kalau mengalami risiko, maka kesadaran dan keingininan membeli akan timbul dengan sendirinya tanpa harus mempromosikan produk asuransi.
  4. Mudah dihubungi. Ini yaitu faktor penting, kalau syarat lainnya terpenuhi, namun yang bersangkutan sulit atau tidak sanggup dihubungi, maka tidak akan menghasilkan penjualan.
  5. Memiliki kewenangan untuk memutuskan membeli. Pendekatan akan lebih efektif kalau biro pribadi mendekati prospek yang memang mempunyai kewenangan untuk memutuskan membeli atau tidak. Akan menjadi percuma kalau kita mengadakan pendekatan terhadap prospek, sementara untuk memutuskan membeli atau tidak, harus meminta persetujuan kepada orang lain.

Dengan memperhatikan faktor – faktor di atas, dibutuhkan perjuangan biro dalam mengadakan pendekatan terhadap prospek akan lebih efektif dan mencapai sasaran. Terjadinya korelasi yang baik dengan prospek, dikala beliau menjadi nasabah, akan berpotensi menghasilkan penjualan berulang, artinya nasabah tersebut merekomendasikan relasinya untuk menjadi nasabah anda. Dengan demikian terjadi penjualan tanpa harus promosi.

Selain pendekatan dengan cara di atas, pendekatan kepada prospek juga sanggup dilakukan dengan orang yang sama sekali tidak dikenal, yaitu dengan terus menambah kenalan – kenalan baru.

Teknik Closing

Ada banyak teknik untuk menutup penjualan atau close the sale Teknik Closing
Teknik Closing
Ada banyak teknik untuk menutup penjualan atau close the sale

Pertama-tama kita mencari calon pembeli yang potensial yang biasa disebut prospek. Lalu kita mencoba menciptakan kesepakatan temu dengannya. Setelah bertemu, jangan eksklusif membicarakan produk kita terlebih dahulu. Berbincang-bincanglah dahulu.

Dalam perbincangan dengan prospek, kita menggali kebutuhan dan impian prospek. Tahap selanjutnya ialah menciptakan suatu presentasi yang sesuai dengan profil sang prospek. Setelah itu kita dapat menjawab beberapa pertanyaan dan keberatan yang timbul.
Dan jadinya melaksanakan penutupan penjualan atau biasa disebut closing.

Memang, ini bukanlah tahapan penjualan yang paling akhir. Masih ada tahap after sales service dan pengelolaan keluhan. Kita juga harus meminta referal bila pembeli puas dengan pelayanan kita.

Namun, tahap yang paling memilih ialah tahap penutupan ini. Dan saya akan membuatkan beberapa tehnik closing yang telah teruji dan terbukti berhasil yang dapat diterapkan oleh para wiraniaga atau tenaga penjual:

1. Tanpa Meminta.
Inilah tehnik closing yang paling hebat. Kita sebagai sales hanya membisu dan menunggu sang prospek menyampaikan ingin membeli produk kita. Tehnik ini membutuhkan produk yang mengundang kekaguman, presentasi yang luar biasa, dan reputasi yang memukau.
Calon pembeli malah mengular dalam antrian. Caranya: buat produk yang berkualitas tinggi dan terkenal. Ciptakan marketing sapi ungu yang sensasional. Seperti fenomena iPhone oleh Steve Jobs.

2. Tanyakan Saja.
Setelah kita memperlihatkan presentasi, lihatlah apakah prospek peduli dengan memperlihatkan pertanyaan-pertanyaan. Lalu kita jawab semua pertanyaannya dengan baik. Setelah itu, sewajarnyalah kita bertanya balik apakah sang prospek berminat membeli produk kita.
Ini ialah tehnik alamiah yang dapat terjadi bila presentasi dan sesi tanya-jawab kita berlangsung dengan sukses. Bisa juga memakai orang lain untuk meminta pembelian kepada prospek, contohnya pegawai dari pelayanan pelanggan (customer service) yang dapat tiba membawa formulir pemesanan sehabis kita selesai presentasi.
Atau meminta pinjaman atasan, menyerupai tehnik yang selanjutnya berikut ini;

3. Lewat Atasan.
Kita dapat meminta pinjaman orang lain, atasan kita misalnya. Untuk hadir sehabis kita memperlihatkan semua bahan presentasi dan menjawab segala pertanyaan dari prospek.
Contoh yang terbaik adalah; prospek dapat melihat kita mencoba memperjuangkannya dengan meminta diskon kepada sang manajer, kemudian kita kembali padanya dan memintanya untuk membeli sehabis kita sukses mendapat diskon ‘khusus’ untuknya dari sang manajer.
Atau kita dapat minta tolong kepada para pelanggan kita sebelumnya. Bisa lewat testimonial atau pernyataan bahwa mereka puas dengan membeli dari kita. Bahkan calon pelanggan lain dapat kita manfaatkan sebagai bukti bahwa produk kita laku diantri oleh banyak prospek.
Nyatakan produk kita mempunyai banyak pelanggan yang telah puas dan mempunyai banyak prospek lain yang tertarik untuk membeli. Buktikan kalau produk kita memang produk yang laku dan terpercaya oleh banyak orang.

4. Memberikan Pilihan.
Berikan beberapa pilihan bila memungkinkan, tapi jangan terlalu banyak. Cukup dua atau tiga saja. Misalnya pilihan pertama lebih ekonomis namun dengan fitur yang dikurangi, pilihan kedua dengan cara bayar yang lebih fleksibel dengan aksesori fitur, dll.
Berikan rasa kepercayaan diri pada prospek bahwa ini pilihannya bukan sebab tergoda rayuan sang penjual. Tidak ada orang yang ingin merasa menjadi korban. Biarkan prospek merasa berwenang atas keputusan pembeliannya.
Dengan perasaan otoritatif, ia akan merasa tidak terpaksa dan bersedia membeli dari keinginannya (pilihannya) sendiri. Kombinasikan tehnik ini dengan memperlihatkan batasan waktu kalau perlu, beri deadline kapan pilihannya tersedia hingga masa berakhirnya.

5. Menetapkan Batas Waktu.
Kita tak perlu memaksakan penjualan terjadi sehabis presentasi. Kasih waktu kepada prospek untuk berpikir. Bahkan berlakulah seperti kita menolak bila prospek ingin membeli hari ini juga, dengan syarat kalau prospek tampak ragu-ragu dan belum terlalu yakin mau membeli. Bahkan terlihat ingin menolak.

Pastikan bahwa prospek kita memang cenderung ragu dan terlihat ingin menolak. Minta waktu bertemu lagi di masa depan, beberapa hari dari sekarang. Berikan jangka waktu juga hingga kapan penawarannya berlaku. Batasi masa berlaku promosi menyerupai diskon atau beritahukan rencana kenaikan harga, ahad depan misalnya.

Asumsikan bahwa prospek oke untuk membeli di masa depan dan ceritakan laba serta juga kekurangan dari produk kita. Bangunlah dahulu kepercayaan dengan memperlihatkan presentasi yang fair. Tapi kelebihan yang dimiliki produk kita dapat menutupi kekurangan yang ada. Dan jangan kalah oleh produk para pesaing. Lalu biarkan prospek membanding-bandingkan produk kita dengan pesaing itu. Beri waktu.

Dana Pensiun Forum Keuangan (Dplk) Pt Aj Central Asia Raya Meraih Penghargaan Otoritas Jasa Keuangan Ojk




Dana Pensiun Lembaga Keuangan Central Asia Raya (DPLK CAR), suatu entitias DPLK yang didirikan oleh  PT AJ Central Asia Raya (CAR Life Insurance), dianugerahi penghargaan market conduct tahun 2015 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai salah satu pelaku perjuangan jasa keuangan yang telah melakukan prinsip-prinsip pemberian konsumen sektor jasa keuangan menurut self assesment tahun 2015.

Penyerahan penghargaan berlangsung pada Selasa (22/03/2016) di Hotel Le Meridien, Jakarta. DPLK CAR yang diwakili oleh Bapak Antonius Probosanjoyo, Direktur CAR Life Insurance, mendapatkan eksklusif penghargaan tersebut dari Deputi Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Ibu Anggar B. Nuraini yang didampingi oleh Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Ibu Kusumaningtuti S. Setiono.

Pengawasan market conduct untuk Pelaku Usaha Jasa Keuangan ( PUJK ) diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK.07/2013 ihwal Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan.

Penghargaan tersebut diberikan kepada 35 PUJK dari 2.787 PUJK yang wajib memberikan Laporan Perlindungan Konsumen untuk periode 2015.

Penghargaan ini menjadi bukti kesepakatan DPLK CAR dan  CAR Life Insurance dalam mewujudkan misi untuk menjadi perusahaan asuransi yang Customer Oriented melalui pelaksanaan prinsip-prinsip pemberian konsumen.

6 Langkah Semoga Dapat Kaya

 Pensiun dengan uang sejibun yaitu mimpi semua orang 6 Langkah Agar Bisa Kaya
6 Langkah Agar Bisa Kaya

Pensiun dengan uang sejibun yaitu mimpi semua orang. Banyak orang yang sudah bekerja bertahun-tahun, setiap hari berangkat kerja subuh dan pulang ketika hari sudah kembali gelap. Betapa pun mereka bekerja dengan keras, uang pensiun bahkan enggak sanggup meningkatkan gaya hidupmu. Bahkan untuk beberapa orang, uang pensiun belum juga cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-harinya. Makanya, ada beberapa orang yang tetap banting tulang usai pensiun.

Menjadi miliarder ketika kau pensiun sesungguhnya bukan iming-iming belaka. Hanya saja, kau perlu melaksanakan langkah yang tepat. Kamu enggak sanggup hanya mengandalkan asuransi yang bekerja sama dengan perusahaan di mana tempatmu bekerja. Kamu mungkin masih sanggup menabung. Tapi, kau harus menjalani enam langkah ini biar kau jadi kaya pada ketika pensiun.

Kamu harus mengatur goal atau target.
Ketika kau ditanya oleh pihak bank, apa tujuanmu ikut aktivitas tabungan berencana untuk masa tua? Dan sebagian besar orang enggak tahu berapa jumlah uang yang mereka ingin dapatkan di masa bau tanah nanti. Tujuan mereka masih sangat global dan belum jelas; jadi kaya, jutawan, dan "ya... kira-kira ratusan juta, lah." Tujuan yang belum niscaya ini mempersulitmu untuk melaksanakan perencanaan. Sebaiknya kau harus memperlihatkan jumlah angka yang pasti.

Pilih aktivitas perencanaan keuangan masa bau tanah yang tepat. 
Hampir setiap bank punya aktivitas pensiun. Bahkan juga banyak manajer investasi (MI) yang mengeluarkan aktivitas ini. Tapi, kau harus tahu mana (MI) dan bank yang sanggup dipercaya. Setiap bank dan MI punya 'cara main' yang berbeda-beda. Artinya, bunganya juga beda. Jangka waktu pun berbeda. Makanya, kau harus mempelajarinya lebih dulu sebelum memutuskan bank atau MI mana yang yang kau pilih.

Pilih investasi yang tepat. 
Ke mana uangmu diinvetasikan? Pengalokasian uangmu pun juga besar lengan berkuasa besar terhadap jumlah uang yang nanti akan cairkan pada waktunya. Investasi pendapatan tetap ata akta deposito enggak akan memperlihatkan pemberian yang banyak kepada kekayaanmu. Pelajari wacana investasi yang paling baik untukmu. Kalau jumlah uang sekian, investasi apa yang paling sempurna kau ambil. Sebaiknya, kau juga mengonsultasikan hal ini pada MI atau bank yang kau percaya.

Tingkatkan jumlah uang yang kau tabung setiap tahun. 
Baik menabung atau berinvestasi, kau harus meningkatkan jumlah uang yang kau alokasikan. Kamu sanggup berusaha mendapat promosi di kantor atau mencari pekerjaan gres biar gajimu meningkat. Semakin banyak uang yang ditabung atau diinvestasikan, semakin banyak pula uang yang sanggup kau cairkan ketika kau sudah bau tanah nanti.

Pantau uang yang kau tabung. 
Investasi atau tabungan berjangka enggak sanggup kau tinggal begitu saja sehabis mengalokasikan sejumlah uangmu. kau harus memantaunya. Apa lagi jika kau menentukan investasi. Kamu harus pantau terus apakah kau mengalami lebih banyak kerugian atau laba dalam satu tahun.

Bersabarlah. 
Jumlah uang yang diinvestasikan dan aktivitas tabungan untuk masa bau tanah enggak sanggup pribadi jadi banyak dalam waktu beberapa bulan atau tahun. Kunci biar kau sanggup jadi kaya pada ketika kau bau tanah yaitu kesabaran. Karena aktivitas ini yaitu aktivitas jangka panjang, jadi uangnya gres sanggup cair sehabis lima tahun atau lebih.

Nah, dengan melaksanakan enam langkah ini, perlahan-lahan kau akan mengumpulkan uang sampai menjadi banyak. Sehingga pada ketika kau pensiun, kau sanggup mencairkan uang yang sudah kau tabungkan di bank. Jumlahnya pun akan jauh lebih banyak dibandingkan dengan tabungan masa bau tanah tanpa investasi.

Sumber : www.car.co.id

Berani Mengambil Resiko

Jika mau sukses, Anda harus berani mengambil resiko.
 Masa depan yang cerah milik pengambil resiko Berani Mengambil Resiko
Berani Mengambil Resiko

Masa depan yang cerah milik pengambil resiko. Itu yang dikatakan Brian Tracy, spesialis pengembangan diri dunia.

The future belongs to the risk takers, not the security seekers. The more you seek security, the less of it you will have and the more you pursue opportunity, the more security you will achieve. Brian Tracy.

menuju masa depan yang cerah
Masa depan dimiliki oleh para pengambil resiko, bukan pencari keamanan. Semakin Anda mencari keamanan, justru akan semakin sedikiti keamanan yang Anda miliki dan semakin mengejar peluang, semakin banyak keamanan yang akan Anda raih. Dari Brian Tracy.

Semakin besar resiko yang diambil, akan semakin besar hasil yang menanti. Resiko kecil, atau yang disebut dengan “keamanan” menjanjikan hasil yang kecil juga. Hukum resiko dan imbalan sudah menyerupai itu.

Inilah pentingnya mengapa kita harus berani mengambil resiko.

Tapi tetap harus perhitungan bukan?
Yah, tentu saja. Kita perhitungkan sebelum bertindak. Kita lihat resikonya. Kita sanggup mendapatkan resikonya? Jika sanggup maka, ambil tindakan. Apakah resikonya sanggup diantisipasi? Maka ambil tindakan.

Bukan menyerupai orang yang hanya mencari pembenaran untuk tidak mengambil resiko, mereka menyampaikan beresiko sambil membisu tidak bertindak. Perhitungkan resikonya, kemudian tetaplah ambil tindakan untuk mengambil resiko. Itu gres namanya risk taker.

Definisi berani mengambil resiko bukan asal bertindak. Saya oke itu. Bukan nekat tanpa perhitungan dan mempersiapkan diri. Bukan itu yang dimaksud berani.

Perhitungan boleh, namun jangan hingga terlalu menghitung dengan berharap niscaya berhasil. Karena Anda tidak akan pernah menemukannya. Perhitungan boleh tetapi jangan berlebihan sehingga Anda tidak pernah bertindak.

Sebuah Kenyataan Tentang Keberhasilan Yang Membentuk Mental Pebisnis
Tidak ada. Sekali saya katakan tidak ada yang sanggup menjamin dan memastikan keberhasilan sebuah proses. Saat Anda mau minum, Anda mengambil gelas kemudian mendekatkan ke verbal Anda, apakah dijamin berhasil? Tidak.

Apa lagi dalam acara yang lebih kompleks menyerupai bisnis, dimana faktor yang memilih keberhasilan tidak sepenuhnya di tangan kita. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan.
Tidak ada satu bisnis yang dijamin berhasil
Tidak ada satu iklan yang dijamin menghasilkan penjualan tinggi
Tidak ada satu taktik yang memastikan memenangkan persaingan
Tidak ada jaminan karyawan Anda akan loyal 100% selamanya
Tidak ada jaminan pelanggan tidak berpindah ke produk lain

Bukan untuk menakuti, hanya untuk menunjukkan pemahaman bahwa menyerupai inilah kenyataannya. Jika Anda dalam bisnis atau mau masuk dunia bisnis, Anda harus bersedia mendapatkan kenyataan ini.

Cari yang tidak ada resiko? Sampai kapan? Memang ada perjuangan tanpa resiko? Selalu ada. Tidak ada yang namanya “yang pasti-pasti saja”, “yang jelas-jelas saja”, dan “yang biasa berhasil”. Zaman terus berubah, yang dulu kita anggap aman, tidak akan terjadi selamanya.

Yang dulu menghasilkan, belum tentu nanti akan menghasilkan lagi. Kata siapa bekerja di perusahaan aman? Kata siapa nabung di deposito aman? Mungkin resikonya kecil, tetapi akibatnya kecil.

Jika sehabis mengetahui ini, Anda tetapkan untuk mundur dari dunia bisnis, artinya Anda memang belum siap menjadi pebisnis. Pebisnis hanya untuk pemberani. Hanya untuk orang yang mempunyai keberanian mengambil resiko.

Daripada Anda mundur, lagi pula menjadi karyawan tidak kondusif juga, mengapa tidak bertanya …

Tidak ada bisnis yang sempurna. Tidak ada taktik yang sempurna. Jika Anda menunggu tepat untuk bertindak, maka Anda tidak akan pernah bertindak.

Resiko sudah menjadi bab dalam bisan wirausaha. Seorang yang berwirausaha, niscaya mereka sudah sadar bahwa resiko sudah menjadi bab hidupnya. Mereka menjadikannya sebagai tantangan bukan sebagai halangan.

Hasilnya Akan Membayar
Kenapa seorang pengusaha tetap berniaga meski selalu ada resiko. Apa motivasi mereka untuk terus menjadi seorang entreprener meski dibayangi dengan resiko?

Karena ketika berhasil akan membayar semua kerugian yang terjadi akhir kegagalan. Contoh berani mengambil resiko dalam periklanan.

Misalnya Anda memasang iklan di Facebook. Anda menghabiskan uang Rp 1.000.000, kemudian gagal. Anda perbaiki iklan Anda. Tapi masih gagal, rugi lagi dan lagi. Anggap hingga 10X. Total Anda gagal Rp 10.000.000.

Karena Anda terus memperbaiki, maka yang ke 11 Anda berhasil. Anda mendapatkan pemanis laba Rp 5.000.000 per bulan misalnya. Maka dalam 2 bulan saja, kerugian sebelumnya sudah tertutup. Bulan ketiga dan seterusnya pendapatkan Anda naik Rp 5.000.000.

Bahkan Anda sanggup meningkatkan anggaran iklan Anda sehingga laba semakin besar dan mendapatkan terus-menerus. Anda sudah lupa dengan kerugian Rp 10.000.000 di awal.

Yang konyol yaitu banyak orang yang takut mengambil resiko untuk modal ratusan ribu, padahal potensi penghasilan tak terbatas. Banyak orang yang takut mengeluarkan uang untuk berguru bisnis. Takut tidak menghasilkan, padahal biayanya antara puluhan ribu hingga jutaan. Sementara, berapa penghasilan sehabis Anda berhasil nanti?

Itulah alasan, mengapa orang berani mengambil resiko.

Bagaimana Cara Agar Menjadi Pebisnis Yang Berani Menghadapi Resiko?
Apa kekuatan yang mendorong seseorang menjadi pemberani? Kenapa mereka berani menghadapi tantangan bisnis yang penuh resiko?

Pertama: Keinginan Yang Kuat
Jawabannya lantaran Anda tidak akan pernah hingga ke pulau gres jikalau tidak berani menghadapi resiko melewati lautan dengan kapal atau melewati ketinggian melalui pesawat. Anda hanya akan membisu di kawasan jikalau tidak mengambil resiko.

Anda tidak akan pernah sanggup mendapatkan laba melimpah dalam bisnis, jikalau Anda tidak berani mengambil resiko bisnis. Sementara laba bisnis potensinya tak terbatas.

Anda tidak akan dikenal di depan publik, jikalau Anda tidak berani tampil, melaksanakan hal yang diketahui publik, dan berbicara di depan umum. Jika Anda mau terkenal, Anda harus siap dengan resiko orang terkenal.

Jadi, kekuatan yang mendorong seseorang berani mengambil resiko yaitu keinginan yang berpengaruh untuk mencapai cita-citanya. Jika ketakutan mengalahkan keinginannya, maka beliau akat takut mengambil resiko. Keinginan berpengaruh yaitu alasan pertama mengapa menjadi pemberani.

Sementara pernah Anda melihat pendaki gunung? Mereka berani mengambil resiko berupa kematian. Demi apa? Mengapa Anda tidak berani mengambil resiko demi kebaikan eksklusif dan umat?

Yang kedua yaitu keyakinan atau optimisme.
Kadang ada orang yang merasa yakin bahwa bisnisnya akan berhasil, mustahil gagal. Dia mencurahkan segalanya, meminjam uang, menghabiskan waktu dan hartanya untuk bisnis itu. Dan apa yang terjadi? Hancur lebur.

Yang disebut berani bukan yakin menyerupai itu. Pemberani sadar bahwa resiko itu ada, tapi beliau yakin dengan dirinya bahwa beliau sanggup bangkit, sanggup mengatasi, sanggup mengantisipasi, ketika resiko itu datang. Dia pun yakin, sanggup bangun jikalau gagal.

Tidak ada perkataan menyerupai ini:

Bagaimana jikalau saya gagal dan tidak sanggup bangun lagi?Bagaimana jikalau saya tidak sanggup membayar utang?Bagaimana jikalau saya gagal terus menerus?

Jika Anda gagal, bangun lagi, coba lagi. Jika Anda tidak punya uang, maka cari uang lagi. Jika Anda gagal terus, artinya Anda tidak pernah belajar. Jika kita terjebak dengan bagaimana jika, bagaimana jika, dan seterusnya, kita tidak akan pernah bertindak, alasannya yaitu hanya hal negatif yang akan tiba ke pikiran kita.

Inilah yang disebut keyakinan dan optimisme, bukan keyakinan buta.

Yang dibutuhkan yaitu bagaimana Anda mempunyai pikiran positif dan kepercayaan diri yang tinggi. Itu kuncinya. Orang yang berani mengambil resiko, lantaran beliau berpikir positif dan percaya diri. Selanjutnya silahkan baca 2 artikel ini:

Yang Ketiga Ilmu
Saya ingat goresan pena Robert T. Kiyosaki. Katanya yang beresiko itu bukan bisnisnya, tetapi orangnya. Jika Anda tidak mengetahui apa-apa wacana sebuah bisnis, kemudian Anda menjalankannya, itu yang namanya beresiko.

Bahkan Anda tidak mengerti bisnis sama sekali. Kemudian gagal dan bangkrut, kemudian Anda menyalahkan bisnisnya. Seperti Anda tidak sanggup menyetir, kemudian Anda menyetir dan celaka, apakah salah mobil?

Harusnya Anda berguru menyetir dulu sebelum membawa mobil. Orang yang belum sanggup menyetir atau belum mempunyai jam terbang, mempunyai resiko jauh lebih tinggi dibanding orang yang sudah berpengalaman menyetir. Masuk nalar bukan?

Jadi, untuk mengurangi resiko, Anda perlu berguru DAN berlatih. Ada ilmunya cara mengurangi resiko dan Anda perlu berlatih supaya mahir berbisnis. Cara berlatih bisnis yaitu memulai berbisnis dan siapkan mental untuk berhasil dan gagal.