Budaya Menabung Untung


Anda nasabah Bank? Menabung/punya deposito di Bank? Coba diingat2 bagaimana sih Bank mempromosikan produk tabungannya kepada Anda? biasanya ada 3 laba yang ditawarkan bank yaitu:

1. Uang Anda aman
2. Uang Anda bertambah (bunga/bagi hasil)
3. Ada hadiahnya (Mobil, uang, Umroh, dll dll)

Apa yg salah dengan ke-tiga poin di atas? Ada yg aneh? Rasanya sih tidak ada. Tapi, coba perhatikan poin 2 (poin 1 dan 3 tidak aku bahas).

"Uang Anda bertambah", entah itu alasannya yaitu bunga/bagi hasil. Benarkah? Benar. Terus apa yang salah? Nahh,..Pernahkan pihak Bank (CS-nya misalkan) memberitahu Anda menyerupai ini : "Pak/Bu, uang Anda jikalau ditabung di sini akan bertambah alasannya yaitu bunga/bagi hasil, tapi maaf, NILAI UANG-nya sendiri berkurang alasannya yaitu INFLASI".

Pernah kah ilmu ihwal INFLASI diajarkan kepada masyarakat umum/awam yang hendak menabung di Bank? Inflasi merupakan racun turunan dari uang kertas. Tentu saja Bank tidak akan mau memberitahukan informasi tersebut kepada masyarakat. Kalau masyarakat awam tahu, protes lah mereka

Coba kita tengok konsep tabungan bank yang ada di kita kini ini dan kita jawab sendiri pertanyaan pertanyaan ini. Ketika kita menyetor uang di bank…katakanlah 1 juta rupiah untuk kita simpan sebagai dana cadangan selama 5 tahun, kemudian kita tanyakan kepada diri kita sendiri :
- masih utuhkah uang kita yang 1 juta ketika kita mengambilnya 5 tahun lagi ?
- apakah uang yang 1 juta itu bertambah selama 5 tahun?
- apakah nilai uang yang 1 juta itu masih akan sama dengan nilai uang 1 juta ketika ini ?

Jika anda menjawab TIDAK kepada 3 pertanyaan yang anda lemparkan ke diri sendiri..lalu kenapa kita masih MAU menyimpan uang kita di bank yang notabene justru menciptakan uang yang kita simpan semakin tak bernilai alasannya yaitu nilainya terus berkurang alasannya yaitu biaya biaya yang timbul untuk pemeliharaan rekening, potongan, denda dan imbas inflasi yang ada ?

Menabung ternyata buntung?..

Percayakah dengan pernyataan di atas. Hmm niscaya banyak yang percaya dan banyak yang tidak percaya.. Baiklah kita coba jabarkan satu persatu ya.

Sejak kecil kita diajarkan menabung alasannya yaitu uang kita akan berbunga dan mendapat untung, bahkan Presiden Soeharto dulu menggalakkan Tabanas dan Tapelpram bagi pelajar dan pramuka. Tujuannya ya itu tadi, untuk membeli sesuatu di masa yang akan datang. Tapi benarkah menabung sanggup menciptakan si penabung untung dan sanggup membeli barang yang ia idam-idamkan di masa yang akan datang? Jawabannya sama sekali tidak. Malah tabungan kita di Bank sanggup hilang lho. Percaya? percaya saja lah. Saya akan perjelas hal ini satu persatu di bawah.

Uang Bisa Hilang Kalau Ditabung

Menabung dengan cara tradisional, dengan menitipkan sejumlah uang ke bank ternyata terbukti mengandung banyak kerugian. Sistem dan hukum main tabungan bank sanggup menggerogoti nilai dari tabungan kita.

Setelah krisis moneter 1998, bank-bank negeri ini menggeser penghasilan utamanya dari bunga kredit ke fee based income hal ini berarti bank memaksimalkan pendapatannya dari pengelolaan rekening nasabah serta jasa transfer yang sanggup dikutip eksklusif dari nasabah. Pada saldo tertentu, tabungan kita di bank tidak menghasilkan apa-apa. Bagi akibatnya NOL

Saat ini pada banyak bank, jikalau saldo di bawah 1 juta maka bunganya nol. Artinya jikalau kita menyimpan Rp500.000 di bank kemudian kita diamkan, maka 4 tahun ke depan uang kita akan menjadi NOL. Kenapa? Timbul pertanyaan. Karena tiap bulan kita dikenakan biaya manajemen Rp10.000/bulan dan tidak ada bunga. Belum lagi jikalau menghitung inflasi. Misal kita menabung dalam bentuk deposito dengan maks bunga 8% sedangkan inflasi rata-rata tahunan sudah mencapai 10% sanggup dihitung kan untung atau buntung? Makara sudah tidak sempurna lagi kalau dikatakan menabung di bank menguntungkan.

Apa Tujuan Investasi Anda ?

Apakah Anda berinvestasi untuk masa pensiun? Atau hanya ingin membuatkan nilai uang Anda? Sangatlah penting untuk menetapkan tujuan keuangan Anda dan terus memantau perkembangan investasi Anda.
Sebagai teladan tujuan keuangan yakni mendapat pendapatan bulanan di masa depan. Tentunya tidak semudah dengan berkata, “Saya ingin satu juta dolar ketika berumur 40 tahun”.
Dengan mengetahui tujuan keuangan Anda, penting juga untuk memahami sikap Anda terhadap resiko dan jangka waktu investasi, menyerupai berapa tahun yang harus dilalui untuk mencapai tujuan itu.
Sangat penting untuk mencapai keseimbangan antara jangka waktu, resiko yang sanggup anda hadapi, dan tujuan finansial Anda – alasannya yakni itulah sangat penting untuk menetapkan tujuan yang terang sebagai langkah pertama sebelum menyusun rencana investasi yang efektif dan realistis.

INVESTASI

Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berafiliasi dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu keinginan mendapatkan keuntungan pada masa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal.
Beberapa produk investasi dikenal sebagai imbas atau surat berharga. Definisi imbas yakni suatu instrumen bentuk kepemilikan yang sanggup dipindah tangankan dalam bentuk surat berharga, saham/obligasi, bukti hutang (Promissory Notes), bunga atau partisipasi dalam suatu perjanjian kolektif (Reksa dana), Hak untuk membeli suatu saham (Rights), garansi untuk membeli saham pada masa mendatang atau instrumen yang sanggup diperjual belikan.
Ada banyak sekali jenis investasi :
  • 1. Tabungan dan Deposito
  • 2. Obligasi
  • 3. Saham/Stock
  • 4. Membuka perjuangan baru
  • 5. Properti
  • 6. Logam mulia
  • 7. Kolektibel
  • 8. Pasar Berjangka
  • 9. Reksadana

Sumber : Wikipedia

Mlm ( Multi Level Marketing )

dikenal juga sebagai network marketing merupakan salah satu metode pemasaran wirausaha den MLM ( Multi Level Marketing )
MLM ( Multi Level Marketing )

Menurut Royan (2002) MLM atau Multi Level Marketing dikenal juga sebagai network marketing merupakan salah satu metode pemasaran wirausaha dengan memanfaatkan sistem jaringan (network). Yusuf (dalam Rozi, 2003) beropini bahwa, dikatakan network marketing alasannya merupakan sebuah jaringan kerja pemasaran yang di dalamnya terdapat sejumlah orang yang melaksanakan proses pemasaran produk/jasa.


Secara umum berdasarkan Sabiq (2005) MLM yaitu suatu metode bisnis alternatif yang berafiliasi dengan pemasaran dan distribusi yang dilakukan melalui banyak level (tingkatan), yang biasa dikenal dengan istilah Upline (tingkat atas) dan Downline (tingkat bawah), orang akan disebut Upline kalau mempunyai Downline. Dan inti dari bisnis MLM ini yaitu digerakkan dengan jaringan, baik yang sifatnya vertikal atas bawah maupun horizontal kiri-kanan atau pun sanggup juga adonan antara keduanya.

Dengan demikian sanggup disimpulkan bahwa MLM yaitu suatu bisnis atau perjuangan yang mengutamakan jaringan dari sejumlah orang dalam bentuk tingkatan-tingkatan atau level yang bertujuan untuk memasarkan barang/jasa.

Cara Kerja MLM



dikenal juga sebagai network marketing merupakan salah satu metode pemasaran wirausaha den MLM ( Multi Level Marketing )
MLM ( Multi Level Marketing )
Secara umum, cara kerja dalam bisnis MLM yaitu sebagai berikut :

  • Setiap orang akan mendapat laba dari aktifitas jual beli yang dilakukannya. Jika ia ingin mendapat bonus yang lebih besar, maka ia sanggup membangun organisasi yang lebih besar pula.
  • Mereka yang ada di bawah, tetapi sanggup membangun organisasi yang lebih besar daripada yang mengajaknya, maka yang bersangkutan mempunyai peluang untuk mendapat laba yang lebih besar daripada orang yang mengajaknya di atas.
  • Jika pada periode tertentu seorang kawan tidak melaksanakan pembelian produk, maka ia tidak akan mendapat laba walau pun jalur dibawahnya menghasilkan omzet yang tidak terhingga.
  • Setiap orang yang bergabung dengan bisnis MLM dan ingin mendapat bonus yang lebih besar, maka ia harus berperan sebagai seller atau end-user dengan membeli sejumlah produk yang memenuhi syarat untuk mendapat bonus,dan ia juga harus mensponsori orang lain semoga terbentuk organisasi bisnis yang sanggup menghasilkan omzet.
  • Apakah dalam sistem di atas berlaku konsep Piramid yang mempunyai pengertian bahwa yang atas akan selalu lebih untung ketimbang yang di bawah ? Jawabannya yaitu “tidak” alasannya kalau kawan yang ada di bawah sanggup membangun organisasi yang lebih besar, maka ia akan mendapat laba yang lebih besar daripada orang yang mengajaknya yang ada di atas.
  • Dalam bisnis MLM ini seringkali orang mempermasalahkan konsep Piramid, dan melarang adanya praktek Piramid tersebut. Yang menjadi pertanyaan yaitu apakah dalam kehidupan secara keseluruhan tidak berlaku konsep Piramida kehidupan? Silahkan anda pikirkan.


Nilai Lebih Mlm ( Multi Level Marketing )

Banyak sekali yang salah paham dan pribadi berpikiran Negatif begitu mendengar kata tenta Nilai Lebih MLM ( Multi Level Marketing )
Nilai Lebih MLM ( Multi Level Marketing )

Banyak sekali yang salah paham dan pribadi berpikiran Negatif begitu mendengar kata wacana Multi Level Marketing atau wacana Network Marketing.
Sebenarnya kunci Kekayaan Perusahaan terletak pada sistem Jaringan dan sudah terbukti dengan banyaknya Franchise di dunia ini. Dan bahkan Perusahaan Telekomunikasi saja, memakai sistem Jaringan.

Memang tidak gampang untuk memprospek seseorang biar sanggup masuk kedalam Bisnis Multi Level Marketing, diharapkan Kegigihan dan Pengertian terlebih dahulu. Saya akan membagikan Informasi yang dimana mungkin Anda sebagai pelaku Bisnis Multi Level Marketing sanggup menjelaskan kepada Calon Prospek Bisnis Anda dengan baik dan benar, yaitu mengenai “10 Kelebihan Multi Level Marketing atau Network Marketing” adalah:

PERTAMA
MLM menyediakan Penghasilan tanpa batas. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada orang yang mengalami “Kemiskinan Finansial”. Mereka miskin Uang. Bisnis MLM serius dan nrimo mengajak para Distributor mencapai kemerdekaan finansial, karena bisnis ini memperlihatkan penghasilan tidak terbatas. Perusahaan MLM tidak menghendaki biro mengalami kerugian atau menjadi pecundang, alasannya ialah kerugian biro ialah juga kerugian perusahaan.
MLM berbeda dengan bisnis konvensional atau profesi lain. Bekerja di instansi mana pun, honor sudah ditetapkan setiap bulan. Ini pun tidak semua orang mendapat penghasilan lumayan. Begitu pula di bisnis konvensional. Di bisnis ini, para pengecer memamg meraih laba besar. Tetapi kenyataan menunjukkan, pengecer tidak pernah kaya dari keuntungannyanya. Pasalnya, seluruh omzetnya sedikit, karena kapasitas menjual eceran mempunyai keterbatasan tenaga dan waktu. Justru, prinsip MLM ialah memperlihatkan hasil besar kepada siapa saja yang lebih banyak menjual, lebih banyak mengajak, dan membangun organisasi jaringan lebih baik.

KE-DUA
MLM mengatasi Keterbatasan Pendidikan. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada orang yang mengalami “Kemiskinan Pendidikan”. Miskin sekolah. MLM justru memperlihatkan “Kemerdekaan Pendidikan“, karena bisnis ini tidak membatasi tingkat pendidikan dan pengalaman seseorang.
Terjun ke bisnis MLM tidak membutuhkan latar belakang pendidikan dan pengalaman. Apa pun latar belakang seseorang, jikalau hari ini bergabung menjadi distributor, pada hari itu pula ia sanggup memulai usahanya. Tidak ada istilah harus melewati proses percobaan dulu, tetapi pribadi jalan. Karena Bisnis MLM menghargai prestasi, bukan ijasah.

KE-TIGA
MLM menyediakan Jenjang Karir, ialah suatu fakta, di masyarakat ada orang yang mengalami “Kemiskinan Karir”. Miskin profesi. Justru MLM ialah sebuah gelombang masa depan untuk meninggalkan kesuraman di masa lalu. MLM ialah sebuah pilihan atau alternatif yang menyediakan “Kemerdekaan Karir“. Karena di bisnis MLM ada jenjang karir. Setiap orang merdeka menentukan jenjang karir yang diinginkannya.
Banyak unsur sosial dalam bisnis MLM. Bisnis ini tidak mengenal istilah “di sini tidak ada lowongan“. Justru bisnis ini mengundang banyak orang untuk bergabung. Pasalnya, prestasi seseorang tidak ditentukan oleh omzet pribadi yang tinggi, melainkan omzet kelompik yang besar. Bisnis ini menampung banyak orang yang membutuhkan daerah beraktifitas dan berkarier.
Tidak sanggup dipungkiri, bisnis MLM senantiasa membuka pintu selebar-lebarnya terhadap siapa pun yang gagal masuk ke sebuah instansi atau perusahaan konvensional. Terbuka kesempatan bagi mereka yang “kalah” duluan karena tidak mempunyai keahlian atau pendidikan memadai.
Di bisnis MLM, siapa saja mempunyai peluang yang sama mencapai jenjang karir tertentu. Tidak ada alasan bahwa yang mempunyai ijasah sarjana akan menempati jenjang karir lebih tinggi dibanding lulusan SMA, SMP, SD, atau orang yang tidak pernah mengenyam pendidikan formal.
Bisnis MLM tidak butuh banyak teori dan hanya Take Action. Sama menyerupai Anda menceritakan sebuah Film yang anggun kepada sobat Anda dan merekomendasikan kepada sobat Anda untuk menonton Film tersebut. Apakah diharapkan suatu skill tersendiri untuk merekomendasikan sebuah film kepada sobat Anda?.

KE-EMPAT
MLM memperlihatkan Nilai-nilai Spiritual. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada yang mengalami “Kemiskinan Rohani“. Miskin rohani. Padahal, ialah sebuah kenyataan bahwa setiap insan butuh sehat bukan saja isi kantongnya, tetapi yang lebih penting segi rohaninya. Bila bisnis MLM dikerjakan dengan amal ibadah, seseorang akan mengalami kemerdekaan rohani.
Budaya bisnis MLM tidak membelokkan banyak orang dari nilai-nilai pribadinya atau membelokkan aspirasi seeorang untuk mengekspresikan bakatnya. Justru MLM memperkuat nilai-nilai pribadi dan membuatkan aspirasi seseorang mengekspresikan bakatnya. MLM justru mendorong seseorang mengandalkan kekuatan fokus untuk mencapai impiannya.

KE-LIMA
MLM membangun Mentalitas. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada yang mengalami “Kemiskinan Mental“. Miskin kepribadian. Di bisnis MLM selalu ada pendidikan mentalitas. Misalnya bagaimana perilaku mentalitas positif ditanamkan. Bagaimana memperlihatkan motivasi dan presentasi dengan tulus, tidak peduli kata orang, dengan demikian seseorang mempunyai mentalitas yang kokoh dan kuat.
MLM memperlihatkan kesempatan untuk membuatkan kepribadianserta meningkatkan rasa percaya diri. Distributor yang terlatih menghadapi banyak sekali rintangan akan menciptakan dirinya semakin tangguh. Rasa percaya dirinya semakin kuat.

KE-ENAM
MLM memperkokoh tingkat emosional, ialah suatu fakta, di masyarakat ada yang mengalami “Kemiskinan Emosional“. Dari bisnis MLM seseorang bisa mengontrol emosi, karena bisnis ini membutuhkan kesabaran, keuletan, dan ketabahan sehingga emosi terkontrol.
Di MLM, orang sanggup meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Sebab, setiap ketika biro selalu bercerita, menjelaskan, dan memperlihatkan presentasi wacana bisnis yang dijalankan. Seseorang yang tadinya pemalu dan tidak mempunyai kemampuan berbicara di depan umum, akan semakin mahir berbicara. Berbicara ialah pekerjaan sehari-hari distributor.

KE-TUJUH
Kenapa semua Perusahaan yang bergerak dalam bidang MLM selalu menjual Healthty Product (Produk Kesehatan) ?. Karena tujuan MLMmembangun kesehatan. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada yang mengalami “Kemiskinan Kesehatan’. Miskin sehat. MLM mendorong para biro mencapai “Kemerdekaan Kesehatan“, karena bisnis ini mengajak orang hidup sehat.

KE-DELAPAN
MLM sanggup meningkatkan persaudaraan. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada yang mengalami “Kemiskinan Sosial“. Miskin relasi, teman, dan silaturahmi. MLM menjadi jembatan untuk mencapai “Kemerdekaan Sosial“, karena bisnis ini senantiasa menambah persaudaraan dan mempunyai banyak teman.
Melalui bisnis ini MLM, seseorang dijamin tidak mengalami kemiskinan sosial. Bahkan, unsur bahu-membahu sangat kental di bisnis ini. Jangan heran jikalau sponsor dan orang yang disponsori menjadi saudara.

KE-SEMBILAN
MLM sanggup memperlihatkan kebebasan waktu. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada yang mengalami “Kemiskinan Waktu“. Ia terikat atau dibatasi waktu. MLM memperlihatkan “Kemerdekaan Waktu“, karena bisnis ini memperlihatkan kebebasan menggunakam waktu sesuka hati.
Bisnis MLM tidak mempunyai deadline pada pukul berapa seseoranng harus mulai bekerja. Dalam dunia kerja konvensional, sebut saja entah itu pegawai negeri atau swasta, jam weker acap memberi peringatan : pukul sekian Anda harus mulai bekerja. Bisnis MLM berjalan tanpa jam weker!.

KE-SEPULUH
MLM sanggup memperlihatkan kesempatan pensiun. Adalah suatu fakta, di masyarakat ada yang mengalami “Kemiskinan Masa Depan“. MLM memperlihatkan kesempatan pensiun muda, kaya, dan sehat. Kesempatan pensiun muda dan kaya dimungkinkan melalui marketing plan dan support system. Sehat dimungkinkan melalui produk-produk berkualitas.
MLM sebagai sebuah bisnis masa depan sulit dibantah. Kini banyak perusahaan-perusahaan raksasa yang melirik bahkan menganggap MLM sebagai alternatif yang sangat menguntungkan. Sehingga ketika ini Franchise System mulai menjamur keseluruh dunia.
Bisnis MLM memamg memperlihatkan alternatif bisnis sendiri. Nyatanya, untuk bergabung menjadi biro MLM, penerima cukup mempunyai uang registrasi yang tidak terlalu mahal. Pengeluaran ini sekedar pengganti biaya formulir, pembuatan kartu anggota, serta penggantian ongkos cetak brosur dan leaflet. Sesudah itu, untuk menjalankan bisnisnya, ia membeli produk sebagai sampel berjualan atau dikonsumsi sendiri. Ia tidak perlu mengeluarkan modal sebesar menderikan sebuah perusahaan.
Melalui MLM kita bisa mengatasi “10 Kemiskinan Manusia” yaitu :

01. Kemiskinan Finansial.
02. Kemiskinan Pendidikan.
03. Kemiskinan Karir.
04. Kemiskinan Rohani.
05. Kemiskinan Mental.
06. Kemiskinan Emosional/Perasaan.
07. Kemiskinan Kesehatan.
08. Kemiskinan Sosial.
09. Kemiskinan Waktu.
10. Kemiskinan Masa Depan.

Memilih Mlm ( Multi Level Marketing )

Memilih Mlm ( Multi Level Marketing )

Berikut ini pendapat para andal dunia:

1. Paul Zane Pilzer, penasehat ekonomi II Amerika untuk presiden George W. Bush:
“Salah satu bentuk distribusi gres di masa yang akan tiba yang akan menjadi animo dan meledak di seluruh dunia ialah multi-level marketing.

2. Stephen R. Covey, penulis buku terlaris di dunia “7 Habits of Highly Effective People”

“Multi-level marketing ialah bisnis yang sanggup dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang latar belakang dan menciptakan setiap orang yang mengerjakannya sanggup menjadi berpikir besar menuju impiannya masing-masing secara terarah.”

3. Robert T. Kiyosaki, 
seorang pengusaha yang amit-amit kayanya dan penulis banyak buku terlaris di dunia “Rich Dad Poor Dad”, “The Cashflow Quadrant”, “Guide To Investing”, “Business School”, “Retire Young Retire Rich”, dan lain-lain:
“Jika anda ingin berpindah ke kuadran kanan (kebebasan finansial), maka daerah yang sempurna untuk memasukinya ialah multi-level marketing.”

4. Majalah Warta Bisnis menuliskan:“Urutan 1-7 pemasar terkaya di Indonesia ialah orang-orang multi-level marketing.”“Profesi termahal tahun 2010 keatas ialah para pelaku distributor MLM dengan rata-rata penghasilan 100-200 juta per bulan.”

5. Forbes.com:“Kurang lebih 20% orang kaya gres muncul dari dunia multi-level marketing.”

6. Bahkan Donald J. Trump, raja properti dunia merekomendasikan multi level marketing

MenurutKonsultan Waralaba yang juga pendiri Sarosa
, Pietra Sarosa, ada beberapa halyang perlu diperhatikan dalam menentukan MLM.

1. Barang yang ditawarkan memang kebutuhan sehari-hari dan memungkinkan pembelian berulang (repeat order) dalam waktu dekat. Misalkan saja barang kebutuhan sehari-hari atau embel-embel kesehatan. Hal ini penting untuk memastikan volume pasar produk Anda cukup besar dilihat dari jumlah orang yang membutuhkan produk dan seberapa sering mereka melaksanakan pembelian ulang.

2. Pastikan barang yang Anda jual sudah mempunyai izin-izin yang diperlukan, tampaknya contohnya masakan dan obat-obatan harus mendapat izin edar dari BP-POM. Anda harus waspada jikalau produk yang Anda jual belum mempunyai perizinan lengkap, jikalau hingga jatuh korban jawaban mengkonsumsi produk Anda, salah-salah Anda malah sanggup dilaporkan ke yang berwajib.

3. Pilihlah MLM yang memperlihatkan produk dengan harga yang wajar. Memang umumnya MLM memang menjual produk dengan harga tinggi/premium sebab harus membayar komisi yang besar bagi para agennya. Namun jikalau hingga harga yang dipatok sudah keterlaluan tingginya -apalagi produk yang ditawarkan biasa-biasa saja, pelanggan justru malah kapok membeli dan reputasi produk Anda malah jatuh.

4. Pilih MLM yang sudah terdaftar di Asosiasi Penjual Langsung Indonesia (APLI) sehingga jikalau terjadi masalah, asosiasi sanggup membantu Anda dalam melaksanakan penyelesaian.
Jika Anda bertanya mengenai relasi MLM dan Franchise/Waralaba, maka keduanya ialah sama-sama denah distribusi barang dengan memanfaatkan hak atas karya intelektual berupa hak merek milik prinsipal. Selain daripada itu, konsep keduanya sangatlah berbeda. Dalam ilmu franchising sendiri tidak dikenal istilah personal franchise sehingga jikalau ada yang mengistilahkan MLM sebagai personal franchise, sanggup jadi MLM yang bersangkutan sekedar ‘meminjam’ istilah Franchise/waralaba yang memang sedang booming di masyarakat.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Presentasi

Hal yang perlu diperhatikan dalam presentasi Hal yang perlu diperhatikan dalam presentasi

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam presentasi adalah

1. Kemampuan berbicara dan bahasa tubuh
Beberapa pembicara-pembicara andal menawarkan kunci dan trik-trik menyajikan presentasi melalui skill kemampuan berbicara yang memikat dan menu bahasa badan yang menarik perhatian. Cara berbicara merupakan hal yang akan pertama menjadi sorotan audiens ketika memperhatikan Anda melaksanakan sebuah presentasi, kemudian dilanjutkan bagaimana gaya bahasa badan Anda yang menyesuaikan dengan bahasa lisan.

Sebagai rujukan perhatikan lah gaya bicara dan bahasa badan yang ditampilkan oleh sosok Mario Teguh, sebuah gaya khas yang cukup memikat perhatian audiens. Anda pun perlu membentuk huruf khas menarik dalam diri Anda ketika menyajikan sebuah presentasi khususnya dalam bahasa verbal dan bahasa tubuh.

2. Kecakapan menguasai audiens
Inilah pekerjaan utama seorang pembicara yang sering mengalami kegagalan dalam prakteknya.

Tak cukup hanya dengan kemampuan berbicara dan gaya bahasa badan yang menarik untuk sanggup menguasai audiens, namun juga perlu dilakukan upaya pengontrolan apakah audiens masih bersama kita atau sudah larut dengan urusan masing-masing.

Banyak hal-hal menarik yang bisa Anda lakukan untuk menguasai audiens, diantaranya ialah melaksanakan simulasi, menawarkan pertanyaan diskusi, menyentuh emosi melalui alunan musik atau tayangan video dan sebagainya. Hal-hal yang menarik sangat diperlukan semoga audiens tidak merasa bosan ketika menyaksikan Anda melaksanakan presentasi di hadapan mereka.

3. Alat peraga teknis yang menarik
Sebuah slide presentasi yang unik dan gres akan menciptakan orang-orang terfokus menyaksikan tampilan bahan Anda, meskipun untuk beberapa aktivitas presentasi formal hal ini tidak dibenarkan. Namun dalam aktivitas seminar, talkshow dan sebagainya upaya kreatifitas semacam ini perlu Anda lakukan untuk menarik minat audiens.

Demikian juga dengan video, musik dan sebagainya. Atraksi pribadi dari pembicara juga hal langka yang bisa ditampilkan oleh seseorang, namun hal ini bahwasanya menjadi sebuah kunci keberhasilan seorang pembicara, apabila ia bisa melakukannya dengan baik.

Langkah Sukses

Untuk membangun jaringan yang besar dan berpengaruh  Langkah Sukses
Langkah Sukses

Untuk membangun jaringan yang besar dan berpengaruh , seorang biro MLM perlu kerja keras, semangat , kesabaran dan ketekunan. Selain kerja keras , anda juga perlu melaksanakan kerja cerdas. Berikut taktik yang bisa anda lakukan untuk membangun secara cerdas jaringan bisnis MLM anda.

1. Membangun Impian Bersama
Membangun keinginan yakni pertama yang selalu dianjurkan ketika mulai menjalankan bisnis MLM , tetapi hal yang tidak kalah pentingnya yakni membangun keinginan bersama. Pertemukan bersama keinginan anggota jaringan anda. Satukan langkah dan coba semakan visi dan presepsi dulu , gres kemudian bangkit jaringan bisnis MLM anda.

2. Lakukan Duplikasi
Ingin jaringan bisnis anda berkembang baik ? Lakukan duplikasi dengan benar dan bertahap. Di network marketing , tanpa ada duplikasi , bisnis MLM anda akan berjalan lambat dan kurang gairah. Anda harus memalsukan langkah orang yang sudah sukses di bisnis MLM anda , dan kembangkan keahlian itu dalam diri anda. Sesudah menguasai hal itu ajarkan kepada downline anda dengan sabar dan tekun tahap demi tahap sesuai dengan kemampuan dari downline anda. Anda harus siap membayar harganya kalau ingin mencapai sukses , dengan bekerja keras dan menyediakan waktu untuk bisa membentuk jaringan yang besar.

3. Terus Belajar dan Inovatif
Banyak leader – leader MLM yang sukses dan cepat meraih keberhasilan lantaran banyak belajar. Tentunya anda harus mencar ilmu dari upline atau leader anda , lakukan sharing , Tanya jawab dan solusi pemecahan masalah. Belajar juga bisa dilakukan dengan menghadiri program presentasi bisnis. Dengarkan dan catat semua tips dan kiat – kiat sukses dari para leader untuk membangun semangat anda. Yang juga penting yakni membaca buku , mendengarkan kaset dan vcd yang bermanfaat buat pengembangan diri dan pengembangan bisnis MLM anda. Jika anda punya susukan internet , anda juga bisa mencar ilmu website motivasi dan website mencar ilmu online.

4. Jadilah Pelaku Sekaligus User
Sebagai biro MLM tidak hanya bisa menjual , tetapi wajib memakai produk dari MLM yang anda jalani, sehingga manfaat dan kegunaan dari produk tersebut benar – benar anda rasakan sendiri. Pada dikala mengatakan kepada calon pembeli atau member gres , anda dengan gampang dan percaya diri bisa mempresentasikannya. Makara , pergunakan produk MLM anda untuk diri anda sendiri , gres kemudian ditawarkan kepada orang lain.

5. Pergunakan Tehnik Edifikasi
Jika anda gres memulai , anda mungkin belum mahir untuk melaksanakan presentasi. Lagipula kebanyakan orang yang dipresentasi selalu bertanya apa yang sudah anda capai, sementara anda belum mencapai sukses. Gunakan edifikasi , suatu langkah mengatakan sebuah bisnis MLM anda dengan memberitahukan leader yang sudah sukses di bisnis MLM tersebut. Tujuannya memotivasi calon downline. Mintalah upline leader anda yang sudah sukses untuk membantu anda melaksanakan presentasi.

6. Lakukan Team Work
Bisnis Network Marketing yakni bisnis kepercayaan, dekat sekali kaitannya berbisnis secara gotong royong. Usahakan membentuk Teamwork yang solid. Jalin komunikasi yang baik dengan Leader , upline dan downline anda secara terus menerus, ini penting alasannya yakni tanpa berkomunikasi , anda akan terlambat memonitor informasi terbaru, terlambat bergerak dan terlambat untuk melaksanakan percepatan bisnis.

Di periode internet , buatlah blog atau website bisnis sendiri , kemudian promosikan blog / web anda di media website yang khusus mengulas ihwal bisnis MLM. Dengan begitu peluang mendapat downline / prospek melalui internet sangat besar.

Motivasi

adalah proses yang menjelaskan intensitas Motivasi
Motivasi

Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, danketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini diantaranya yaitu intensitas, arah, dan ketekunan.

Berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abrahamp Maslow, teori X dan teori YDouglas McGregor maupun teori motivasi kontemporer, arti motivasi yaitu 'alasan' yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. Seseorang dikatakan mempunyai motivasi tinggi sanggup diartikan orang tersebut mempunyai alasan yang sangat berpengaruh untuk mencapai apa yang diinginkannya dengan mengerjakan pekerjaannya yang sekarang.

Berbeda dengan motivasi dalam pengertian yang berkembang di masyarakat yang seringkali disamakan dengan 'semangat', menyerupai pola dalam percakapan "saya ingin anak saya mempunyai motivasi yang tinggi". Statemen ini sanggup diartikan orang bau tanah tersebut menginginkan anaknya mempunyai semangat berguru yang tinggi. Maka, perlu dipahami bahwa ada perbedaan penggunaan istilah motivasi di masyarakat. Ada yang mengartikan motivasi sebagai sebuah alasan, dan ada juga yang mengartikan motivasi sama dengan semangat.

Dalam kekerabatan antara motivasi dan intensitas, intensitas terkait dengan seberapa ulet seseorang berusaha, tetapi intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan organisasi.
Sebaliknya elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa usang seseorang sanggup mempertahankan usahanya.